Microsoft dan Alunjiva Indonesia Dorong Literasi AI Inklusif Lewat Program EQUAL
Microsoft bersama Alunjiva Indonesia menjalankan program EQUAL sebagai bagian dari gerakan elevAIte Indonesia.
Inisiatif ini bertujuan meningkatkan literasi kecerdasan buatan (AI) secara inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
>>> Strategi BI Jaga Kepercayaan Investor di Tengah Eksodus Global dari Emerging Markets
Program EQUAL menggunakan pendekatan kolaboratif yang melibatkan komunitas lokal, organisasi penyandang disabilitas, lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan fasilitator wilayah.
Pendekatan ini diwujudkan melalui penyediaan materi belajar yang aksesibel dan ruang belajar berbasis komunitas.
Founder Alunjiva Indonesia, Nicky Clara, menekankan pentingnya pendekatan berbasis komunitas dalam membangun ekosistem pembelajaran AI yang inklusif dan berkelanjutan.
“Bagi banyak kelompok rentan dan penyandang disabilitas, akses terhadap teknologi masih menjadi tantangan.
Karena itu kami percaya bahwa literasi AI perlu dibangun dengan pendekatan yang inklusif, mudah dipahami, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari,” ujar Nicky Clara.
Program EQUAL telah memberdayakan 211.377 learner pada batch pertama hingga 30 Juni 2025.
Pada batch kedua yang berlangsung hingga 30 April 2026, jumlah peserta mencapai 112.058 orang, terdiri dari 66.574 penyandang disabilitas serta 45.484 perempuan dan pemuda.
President Director Microsoft Indonesia, Dharma Simorangkir, berharap AI dapat memberikan manfaat luas dan mendorong produktivitas serta kesiapan talenta Indonesia di era digital.
>>> Aviliani Soroti Hambatan Investasi Swasta Akibat Komunikasi Pemerintah
“Microsoft percaya bahwa AI bukan hanya sekedar teknologi, tetapi penggerak produktivitas dan peluang ekonomi di Indonesia.
Melalui kolaborasi dengan mitra seperti Alunjiva, kami mendorong pemanfaatan teknologi seperti Microsoft Copilot untuk membantu lebih banyak masyarakat—termasuk perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas—mengembangkan keterampilan baru, meningkatkan produktivitas, dan berpartisipasi aktif dalam ekonomi digital,” ujar Dharma Simorangkir.
Update Terbaru
Carlos Alcaraz Mundur dari Kanada Terbuka karena Cedera Pergelangan Tangan
Sabtu / 11-07-2026, 06:35 WIB
Golden State Valkyries Bidik Kemenangan Ketujuh Beruntun Lawan Connecticut Sun
Sabtu / 11-07-2026, 06:35 WIB
White Sox Hadapi Athletics di Seri Tiga Pertandingan
Sabtu / 11-07-2026, 06:35 WIB
Polisi Buru Dua Tersangka Pembunuhan Ganda di Klub Austin
Sabtu / 11-07-2026, 06:35 WIB
Indeks Panas Tampa Bay Capai 110 Derajat, Peringatan Dikeluarkan
Sabtu / 11-07-2026, 06:35 WIB
Ramalan Zodiak 11 Juli: Capricorn Jangan Curiga, Pisces Tetap Tenang
Sabtu / 11-07-2026, 06:30 WIB
Roy Suryo Ajukan Praperadilan, Sebut Asas Praduga Tak Bersalah Bergeser
Sabtu / 11-07-2026, 06:28 WIB
Prabowo Ingatkan Aparatur Negara: Pangkat dan Sepatu Dibeli Pakai Uang Rakyat
Sabtu / 11-07-2026, 06:25 WIB
Kuasa Hukum Roy Suryo Sindir Pasal Hiburan dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Sabtu / 11-07-2026, 06:25 WIB
Kejagung Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
Sabtu / 11-07-2026, 06:25 WIB
Graham Platner Mundur dari Pemilihan Senat AS Maine Akibat Skandal
Sabtu / 11-07-2026, 06:20 WIB
Apple Gugat OpenAI atas Dugaan Pencurian Rahasia Dagang
Sabtu / 11-07-2026, 06:20 WIB
Palworld 1.0 Hadirkan 72 Pal Baru, Level Cap 85, dan Overhaul Total
Sabtu / 11-07-2026, 06:14 WIB
God of War Laufey Dikonfirmasi Rilis dalam Bentuk Fisik
Sabtu / 11-07-2026, 06:14 WIB







