"Jadi kami akan menggunakan pemain domestik di AFF, dan itu penting bagi saya karena target kami adalah Piala Dunia dan Piala Asia 2027," pungkas John Herdman.

Evaluasi menyeluruh terhadap pemain liga lokal dan diaspora akan terus berjalan hingga jendela internasional berikutnya guna menyaring 26 nama final.

"Pada November nanti saya harus sudah mengetahui 26 pemain terbaik untuk persiapan AFC.

Jadi beberapa jendela internasional ini sangat penting untuk menentukan siapa pemain domestik dan Eropa terbaik," tutur John Herdman.

Fokus pada Laga Pembuka

Mengenai target juara yang dibebankan publik pada Piala AFF 2026, John Herdman memilih untuk mengalihkan fokus utama tim pada laga pembuka Grup A melawan Kamboja.

"Satu pertandingan demi satu pertandingan (targetnya). Kalau terlalu fokus pada hasil akhir, anda kehilangan proses," tegas John Herdman.

Ia merefleksikan pengalaman suksesnya saat menakhodai tim nasional Kanada sebagai rujukan bahwa fokus pada tiap laga merupakan kunci utama keberhasilan.

"Saat saya membawa Kanada lolos Piala Dunia (2022), kami menjalani 17 pertandingan kualifikasi. Tidak pernah sekali pun kami melihat puncak gunung," papar John Herdman.

Pendekatan taktis ini diterapkan agar para pemain tidak terbebani oleh ekspektasi luar dan bisa tampil lepas di setiap pertandingan.

"Lawan pertama siapa? Kamboja.

Itu saja fokus kami. Lawan Kamboja, kami bertarung dan menang," instruksi John Herdman.

Timnas Indonesia sendiri dijadwalkan bersaing bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste di babak penyisihan grup turnamen sepak bola Asia Tenggara tersebut.

>>> Kultur Latihan Bersama dan Dinasti Keluarga Lahirkan Pembalap Motor Potensial di Yogyakarta

"Lalu laga berikutnya. Saya tidak mau bicara soal 'kami harus juara'," tutup John Herdman.