Menentukan pendamping hidup adalah keputusan besar. Namun, banyak orang diam-diam merasa salah memilih pasangan.

Survei dari MyIQ terhadap lebih dari 4.000 orang dewasa menunjukkan satu dari tiga responden merasa telah berkompromi terlalu jauh dalam hubungan mereka.

>>> Memahami Arti Puasa Tarwiyah dan Arafah Menjelang Iduladha 2026

Fenomena ini lebih banyak dialami wanita. Persentase wanita yang merasa menurunkan standar atau mengabaikan kebutuhan penting demi hubungan mencapai 35 persen.

Sementara pria hanya 31 persen.

Penyebab Wanita Lebih Sering Merasa Salah Pilih

Psikolog Danielle Roeske dari Newport Healthcare menjelaskan bahwa berkompromi dalam hubungan sering berarti mengesampingkan nilai hidup, kebutuhan jangka panjang, atau ketertarikan emosional dan fisik.

Pengorbanan ini memicu perasaan tidak lengkap meski hubungan tampak harmonis dari luar. Pola sosial dan beban emosional menjadi alasan wanita lebih dominan merasakan hal ini.

"Wanita dibesarkan untuk lebih peka secara emosional dan reflektif, sehingga mereka cenderung mengevaluasi kualitas hubungan lebih mendalam," ujar Danielle.

Wanita juga sering memegang peran utama dalam komunikasi, penyelesaian konflik, dan menjaga kedekatan emosional. Tanggung jawab itu membuat mereka lebih sadar akan ketidakseimbangan.

Usia 25-34 Tahun Paling Ragu

Berdasarkan usia, kelompok 25-34 tahun menjadi yang paling sering meragukan kecocokan jangka panjang. Sebanyak 41 persen responden di fase ini mengaku pernah mempertanyakan pilihan mereka.

Danielle menilai keraguan ini wajar.

>>> Puasa Arafah 2026 Diperkirakan Jatuh pada 26 Mei, Ini Keutamaannya

"Di usia ini, pertumbuhan personal berlangsung cepat, sehingga orang mulai menilai apakah hubungan mereka selaras dengan diri yang terus berkembang," katanya.

Keraguan bisa menjadi tanda positif: meningkatnya kesadaran untuk mengevaluasi hubungan yang tidak sehat atau menghambat potensi diri.