Momen Idul Adha identik dengan berbagai olahan daging kurban, terutama daging kambing yang diolah menjadi sate, gulai, tongseng, hingga kambing bakar.

Di tengah suasana kumpul keluarga dan makan bersama, banyak orang cenderung mengonsumsi daging lebih banyak dari biasanya.

>>> Profil Zimong TikToker Viral Usai Labrak Wanita Selingkuhan Suami: Umur, Agama dan Akun Instagram

Padahal, setelah makan daging kambing ada beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya tidak langsung dikonsumsi.

Kombinasi yang kurang tepat bisa membuat perut terasa begah, kembung, hingga memicu gangguan pencernaan pada sebagian orang.

Hindari Produk Susu Setelah Makan Daging Kambing

Produk susu seperti susu, yogurt, dadih, buttermilk, hingga es krim sebaiknya tidak langsung dikonsumsi setelah makan daging kambing.

Banyak orang menutup makan besar saat Idul Adha dengan minuman dingin atau dessert berbahan susu.

Kombinasi daging dan produk susu dapat membuat proses pencernaan terasa lebih berat, terutama bagi orang yang memiliki lambung sensitif.

Sebagai alternatif, air hangat atau minuman herbal bisa menjadi pilihan yang lebih aman setelah makan.

Jangan Langsung Minum Teh atau Kopi

Teh dan kopi juga sebaiknya tidak langsung diminum setelah menyantap hidangan daging kurban.

Kandungan tanin dalam teh diketahui dapat menghambat penyerapan zat besi dan protein dari makanan.

Akibatnya, perut bisa terasa lebih penuh atau tidak nyaman setelah makan besar.

Idealnya, beri jeda sekitar satu jam sebelum mengonsumsi teh atau kopi setelah makan daging kambing.

>>> Jadwal Operasional Bank BRI dan BSI saat Libur Idul Adha 2026

Batasi Makanan Terlalu Manis

Makanan manis juga tidak dianjurkan langsung dikonsumsi setelah makan daging kambing dalam jumlah banyak.