Pembalap muda KTM, Pedro Acosta, menyatakan keheranannya terhadap keputusan Marc Marquez yang memilih bangkit dari nol di MotoGP.

Menurutnya, Marquez bisa saja menikmati masa pensiun dengan tenang.

>>> Tiwi/Fadia Langsung Gugur di Babak Pertama Singapore Open 2026

Ungkapan tersebut disampaikan Acosta menyusul keberhasilan Marquez mengunci titel juara dunia kesembilan pada musim 2025 bersama Ducati. Periode enam tahun yang berat telah dilewati pembalap asal Spanyol itu.

"Karier Marc itu luar biasa," ujar Acosta dikutip dari Todocircuito. Ia mengagumi motivasi besar Marquez yang tetap bersedia menanggung risiko cedera di lintasan.

"Sulit dipercaya, di usia 33 tahun, dengan sembilan gelar juara dunia, rumah mewah, pacar cantik, dan sudah memenangkan segalanya...

dia masih punya hasrat untuk kembali dan menderita seperti ini," lanjut Acosta.

Marquez mengoleksi sembilan titel balapan motor dunia, tujuh di antaranya di kelas premier MotoGP.

Sebelum kembali ke performa puncak, ia menjalani empat kali operasi akibat cedera patah lengan pada 2020.

>>> PSG Dijagokan Pertahankan Gelar Liga Champions Kontra Arsenal

Ia juga mengalami masalah sindrom kompartemen pada akhir 2023 dan mengidap gangguan penglihatan ganda atau diplopia.

Kariernya mulai bangkit saat bergabung dengan Gresini sebelum pindah ke tim pabrikan Ducati pada musim 2025.

Namun, pada MotoGP 2026, Marquez dilaporkan belum tampil maksimal.

Ia harus absen di MotoGP Catalunya akibat kecelakaan high side yang menyebabkan keretakan kaki saat sprint race di Sirkuit Le Mans pekan lalu.

Acosta menilai dirinya tidak akan mengambil langkah ekstrem seperti yang dilakukan Marquez jika berada dalam posisi yang sama.

"Saya (kalau jadi dia) tidak butuh operasi lengan lagi, atau pindah ke Gresini, atau mulai lagi dari nol.

>>> AC Milan Bidik Andoni Iraola Jadi Manajer Baru

Itulah mengapa saya merasa ini luar biasa. Ini adalah kapasitas dari seseorang yang menginginkan sesuatu dengan intensitas yang brutal," ceplos Acosta.