Kementerian Agama Republik Indonesia memprediksi Hari Raya Idul Adha 2026 jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Tanggal tersebut bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah dalam kalender Islam.

Meski demikian, Kemenag akan menggelar sidang isbat terlebih dahulu untuk menetapkan tanggal resmi. Kepastian pergantian bulan Hijriah bergantung pada hasil pengamatan hilal atau rukyatul hilal.

>>> Kominfo Blokir 500 Aplikasi Game Penghasil Uang Palsu per Mei 2026

Hari Arafah yang menjadi puncak ibadah haji diperkirakan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026.

Umat Muslim global dan masyarakat Indonesia dapat memanfaatkan estimasi ini untuk menyusun rencana ibadah haji, kurban, dan agenda keagamaan lainnya.

Pergeseran Tanggal Idul Adha

Pergeseran tanggal hari besar Islam terjadi karena kalender Hijriah mengacu pada siklus bulan atau lunar.

Sistem ini memiliki durasi tahunan sekitar 354 hingga 355 hari, lebih pendek 11 hari daripada kalender Masehi.

Siklus tersebut mengakibatkan peringatan Idul Adha bergeser mundur sekitar 10 sampai 11 hari setiap tahunnya pada penanggalan Gregorian.

Hal ini menjadi alasan perayaan kurban pada tahun 2026 berada di penghujung bulan Mei.

Bulan Dzulhijjah sendiri menduduki posisi ke-12 dalam penanggalan Islam. Sepuluh hari pertama bulan ini menjadi waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh.

Makna dan Tradisi Idul Adha

Peringatan Idul Adha berakar dari napak tilas sejarah Nabi Ibrahim AS yang menerima perintah menyembelih putranya, Nabi Ismail AS.

Ketaatan dan keikhlasan mereka kemudian digantikan oleh Allah SWT dengan seekor domba.

>>> FIFA Jamin Visa Timnas Iran untuk Piala Dunia 2026

Umat Islam menghidupkan momentum ini melalui pelaksanaan shalat Id berjamaah di masjid maupun lapangan terbuka.