Kominfo Blokir 500 Aplikasi Game Penghasil Uang Palsu per Mei 2026
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir lebih dari 500 aplikasi game penghasil uang palsu sepanjang tahun berjalan hingga Selasa, 26 Mei 2026.
Langkah tegas ini diambil setelah memvalidasi ribuan laporan masyarakat terkait indikasi penipuan dan skema Ponzi berkedok game online.
>>> FIFA Jamin Visa Timnas Iran untuk Piala Dunia 2026
Otoritas mencatat lonjakan signifikan modus penipuan berbasis aplikasi hiburan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Ratusan aplikasi yang diblokir kerap menggunakan visual kasual untuk mengelabui korban.
Pengguna biasanya diminta deposit dengan imbal hasil harian tidak masuk akal, lalu platform menutup akses sepihak.
Ciri-Ciri Game Penipuan Skema Ponzi
Masyarakat perlu memahami indikator game penipuan, seperti keharusan menyetor modal awal dan kewajiban merekrut anggota baru.
Sistem penarikan saldo yang mendadak dipersulit saat nominal membesar juga menjadi tanda bahaya.
>>> Park Hang-seo Resmi Latih Klub Liga 2 Thailand Kanchanaburi FC
“Keamanan data pribadi dan transparansi sistem pembayaran adalah prioritas utama saat memilih platform penghasil uang digital,” ujar seorang praktisi senior di industri teknologi.
Platform legal umumnya tidak membebankan biaya deposit kepada pengguna sejak awal pendaftaran.
Game yang benar menghasilkan uang hanya memberikan imbalan skala kecil dari iklan atau sponsor resmi, bukan dari perputaran uang antar-anggota.
Pemain kasual rata-rata mengumpulkan poin yang dapat dikonversi ke dompet digital dengan batas minimum penarikan yang bervariasi.
>>> Xiaomi Luncurkan Monitor Gaming G25i dengan Refresh Rate 240Hz di Pasar Global
Mayoritas platform legal menetapkan batas penarikan rendah untuk menjaga likuiditas sistem pembayaran.
Update Terbaru
Logo Bandara Donald Trump Diduga Hasil AI, Netizen Geram
Jumat / 10-07-2026, 22:07 WIB
Putus dengan Lee Jong Suk, Ini Daftar Mantan Pacar IU
Jumat / 10-07-2026, 22:07 WIB
Penerbit Protes Masa Depan Digital Sony dengan Janji Terus Produksi Game PS5 Fisik
Jumat / 10-07-2026, 22:07 WIB
Harga Tiket Perempatfinal Piala Dunia Melonjak di Pasar Sekunder
Jumat / 10-07-2026, 22:05 WIB
Tiga Pelaut Thailand Gugat Perusahaan Kapal atas Serangan di Selat Hormuz
Jumat / 10-07-2026, 22:05 WIB
Meta Siap Produksi Massal Chip AI Terbaru pada 2026 Tanpa GPU Eksternal
Jumat / 10-07-2026, 22:04 WIB
Mod Final Fantasy Tactics Hadirkan Ulang Pertempuran FF6 dalam Gaya Strategi
Jumat / 10-07-2026, 22:00 WIB
School Days Rilis di AS, Fakku Akuisisi Katalog Fairytale
Jumat / 10-07-2026, 21:59 WIB
Agent Kim Reactivated Jadi Serial Live-Action Korea Pertama dengan Adegan AI Generatif
Jumat / 10-07-2026, 21:59 WIB
Pertamina Terapkan CEOR Lepas Pantai Pertama, Targetkan Kenaikan Produksi Minyak
Jumat / 10-07-2026, 21:57 WIB
Anthropic Luncurkan Fitur Reflect untuk Lacak Kebiasaan Pengguna Claude
Jumat / 10-07-2026, 21:57 WIB
Conor McGregor Nyanyikan 'Wonderwall' dan Robek Kacamata Max Holloway di Konferensi Pers UFC 329
Jumat / 10-07-2026, 21:56 WIB
Tito Dorong Pemda Percepat Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
Jumat / 10-07-2026, 21:56 WIB
Erick Thohir Tanggapi Keresahan Prabowo soal Timnas Indonesia Belum ke Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 21:56 WIB







