Mantan Penulis Utama Dragon Age Ingin Hidupkan Kembali RPG dengan Kembali ke Akar 'Gelap dan Berbahaya'
David Gaider, mantan penulis utama Dragon Age, menyatakan bahwa franchise RPG legendaris tersebut 'mungkin sudah mati' di bawah naungan Electronic Arts (EA).
Dalam wawancara dengan PC Gamer, Gaider mengungkapkan bahwa Dragon Age selalu kesulitan mendapatkan kepercayaan dari EA dibandingkan dengan franchise seperti Mass Effect.
>>> Pemkab Belum Cabut Status Darurat Pascakebakaran TPA Jatiwaringin
Ia mengatakan bahwa setiap kali Dragon Age sukses, penerbit menganggapnya sebagai 'keberuntungan semata'.
Masa Depan Dragon Age di Tangan EA
Ketika ditanya apakah ia masih melihat masa depan Dragon Age, Gaider menjawab dengan pesimis.
'Dari Electronic Arts? Tidak mungkin,' katanya.
'Selama saya di sana, kami selalu satu langkah dari proyek dihentikan.'
Menurut Gaider, EA selalu menganggap Mass Effect sebagai RPG yang lebih komersial karena gameplay aksinya, sementara formula fantasi Dragon Age sering disalahpahami.
Ia juga mengingat bagaimana persepsi itu menyulitkan tim pengembang.
'Setiap kali Dragon Age laris, itu dianggap kebetulan,' ujarnya, menambahkan bahwa franchise tersebut sering diperlakukan seperti 'anak tiri'.
Visi Gaider untuk Kebangkitan Dragon Age
Meskipun meninggalkan BioWare setelah Dragon Age: Inquisition, Gaider mengaku kini akan kembali jika ada kesempatan.
>>> Chitose Is in the Ramune Bottle Kembali Oktober dengan Cour Kedua
Ia sebelumnya pergi karena merasa telah menceritakan kisah yang ingin ia sampaikan dan percaya 'suara segar' harus mengambil alih.
Namun, bertahun-tahun kemudian, perspektifnya berubah.
'Jika, karena suatu keanehan, seseorang menyerahkan Dragon Age kepada saya dan berkata, 'Hidupkan kembali bayi ini,'...
saya akan kembali ke dasar yang membuat Dragon Age menarik bagi banyak orang,' katanya.
Ia menambahkan bahwa visinya adalah 'pergi ke tempat yang gelap dan berbahaya, dan melakukan hal-hal yang akan membuat orang kesal'.
Pernyataan Gaider muncul setelah Dragon Age: The Veilguard mendapat sambutan komersial yang beragam, memicu diskusi tentang masa depan BioWare.
Meskipun EA belum mengumumkan rencana untuk mengakhiri franchise, belum ada konfirmasi proyek Dragon Age berikutnya.
>>> Godzilla Minus Zero Rilis Teaser Baru, Konfirmasi Tayang di IMAX dan Tambah Min Tanaka
Bagi penggemar lama, komentar Gaider menawarkan kekhawatiran sekaligus harapan akan potensi kebangkitan seri ini.
Update Terbaru
Elon Musk Yakin SpaceX Akan Bernilai Lebih dari Seluruh Bumi
Sabtu / 11-07-2026, 01:07 WIB
Pemilik Apartemen Berkreasi di Tengah Dominasi Hunian 'White Cube'
Sabtu / 11-07-2026, 01:07 WIB
Wali Kota Berlin Kai Wegner Mundur dari Pencalonan Kembali
Sabtu / 11-07-2026, 01:07 WIB
Optimasi Kemampuan Penalaran Model OpenAI Versi 5.6 di Tahun 2026
Sabtu / 11-07-2026, 01:07 WIB
Artis Konsep Terakhir Skyrim di Bethesda Di-PHK Setelah 18 Tahun
Sabtu / 11-07-2026, 01:05 WIB
Steam Raup $11,1 Miliar di Paruh Pertama 2026, Lampaui Total Pendapatan 2020
Sabtu / 11-07-2026, 01:05 WIB
WITCH X WITCH: Kamome Shirahama dan Dana Terrace Berbagi Cinta Fantasi di Kodansha House
Sabtu / 11-07-2026, 01:04 WIB
Film Live-Action Tazza: The Song of Beelzebub Rilis September
Sabtu / 11-07-2026, 01:00 WIB
Rekomendasi HP 2 Jutaan untuk Operasional Harian di 2026
Sabtu / 11-07-2026, 00:59 WIB
Kode Redeem Roblox Build A Soccer Squad Juli 2026: Dapatkan Rerolls dan Refreshes Gratis
Sabtu / 11-07-2026, 00:59 WIB
Pixel 6 Masih Bertahan Berkat Dukungan Update Android yang Melimpah
Sabtu / 11-07-2026, 00:57 WIB
Gboard: Keyboard Bawaan Android yang Mengancam Privasi Anda
Sabtu / 11-07-2026, 00:57 WIB
Indonesia Targetkan 40.000 Koperasi Desa Merah Putih Akhir Tahun
Sabtu / 11-07-2026, 00:56 WIB
Bintang 'Storage Wars' Dan Dotson Menyesal Tak Lebih Dekat dengan Darrell Sheets
Sabtu / 11-07-2026, 00:56 WIB







