Banyak pria terbiasa menaruh dompet di saku belakang celana karena praktis. Namun, kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Dompet yang terselip di saku belakang saat duduk, menyetir, atau bekerja dapat memicu ketidakseimbangan otot dan nyeri pada punggung serta pinggul.

>>> Pelatih Spanyol Kaget Lihat Messi: Dia Seperti Baru Usia 19 Tahun

Mengubah Posisi Tubuh

Dompet atau benda tebal di saku belakang perlahan mengubah posisi duduk. Salah satu sisi pantat menjadi lebih tinggi sehingga tubuh tidak seimbang.

Panggul, tulang belakang bagian bawah, hingga leher harus menyesuaikan posisi agar tubuh tetap tegak. Perubahan postur ini memberi tekanan ekstra pada otot dan sendi.

Akibatnya, muncul keluhan pegal, kaku, atau nyeri setelah duduk lama.

Memicu Nyeri hingga Menjalar ke Kaki

Duduk di atas dompet memicu reaksi berantai. Panggul miring, tulang belakang bagian bawah melengkung, dan bagian tengah membentuk lengkungan ke arah berlawanan.

>>> Bintang Kingdom Come: Deliverance 2 Ingin Main di Red Dead Redemption 3, Fans Dukung

Dalam jangka panjang, kondisi ini mengganggu stabilitas postur, membuat otot cepat lelah, dan meningkatkan tekanan pada sendi panggul serta punggung bawah.

Mengiritasi Saraf Skiatik

Dompet tebal dapat menekan otot piriformis dan saraf skiatik. Saraf skiatik adalah saraf terpanjang di tubuh yang membentang dari punggung bawah hingga kaki.

Tekanan terus-menerus berpotensi menyebabkan iritasi saraf. Gejalanya berupa nyeri bokong menjalar ke paha atau betis, kesemutan, hingga kebas pada sebagian kaki.

>>> Ubisoft Tanggapi Kritik Mikrotransaksi Assassin's Creed Black Flag Resynced

Untuk menghindari risiko tersebut, biasakan mengeluarkan dompet dari saku belakang sebelum duduk, terutama saat bekerja atau bepergian lama.