Jalen Brunson Pimpin Kebangkitan Knicks Lewat Strategi Serang James Harden
New York Knicks berhasil menumbangkan Cleveland Cavaliers dalam gim pertama final Wilayah Timur pada Selasa malam di New York.
Kemenangan ini diraih lewat strategi agresif yang mengeksploitasi kelemahan pertahanan James Harden.
>>> Landry Shamet Bawa Knicks Ungguli Cavaliers 3-0
Tim asuhan Mike Brown mampu mengejar ketertinggalan 22 poin. Performa dominan Jalen Brunson menjadi kunci kebangkitan tersebut.
Brunson mencetak 15 poin pada kuarter keempat melalui situasi satu lawan satu melawan Harden. Secara keseluruhan, Harden hanya memasukkan 5 dari 16 tembakan dan melakukan enam kali turnover.
Pelatih Cleveland Cavaliers, Kenny Atkinson, tetap membela Harden dan menolak menariknya keluar di fase kritis.
“Dia melakukan beberapa tembakan sulit, tapi kami semua tahu dia pemain satu lawan satu yang hebat,” ujar Harden.
“Siapa pun yang berada di pulau akan kesulitan, jadi kami harus lebih baik memastikan dia melihat pemain lain.
Di sisi lain, mereka melakukan pekerjaan bagus mendukungnya,” tambah Harden.
Pihak Knicks mengakui bahwa mengarahkan serangan kepada mantan MVP itu adalah rencana utama. “Tidak ada rahasia: kami menyerang Harden,” kata Mike Brown.
“Terkadang Anda harus melakukan apa yang diinstruksikan permainan. Mereka mencoba hal yang sama dengan Jalen, jadi kami merasa bisa memainkan permainan itu,” jelas Brown.
>>> Coritiba Akhiri Puasa 12 Tahun Tanpa Kemenangan atas Bahia
Brunson yang hanya mencetak 14 poin di paruh pertama mulai meningkatkan intensitas saat mendapatkan momentum duel individu. “Jalen sedikit lebih agresif,” kata Harden.
“Kami membiarkannya agresif, dan dia terus memasukkan tembakan,” tambah Harden.
Atkinson menjelaskan bahwa staf pelatih telah mencoba berbagai perubahan taktis, termasuk rotasi bantuan penuh. “Kami mulai mengirim dua pemain kepadanya, merebut bola dari tangannya, rotasi penuh,” ujar Atkinson.
“James tampil baik hampir sepanjang pertandingan. Kami tidak bertahan dengan baik di kuarter keempat,” akunya.
Atkinson mempertahankan Harden karena kontribusinya sejak didatangkan pada Februari lalu. “Dia adalah salah satu bek terbaik kami dan pemain besar di playoff.
Saya percaya padanya. Dia pintar, tangannya bagus,” kata Atkinson.
Donovan Mitchell yang memimpin perolehan angka Cleveland dengan 29 poin menegaskan kekalahan ini tanggung jawab kolektif. “Ini bukan salahnya — ini salah kami semua.
>>> Vincent Kompany Angkat Trofi Liga Premier dalam Parade Perpisahan Pep Guardiola
Bukan hanya satu orang,” ujar Mitchell.
Update Terbaru
PGDX 2026 Siap Digelar Akhir Juli di SMX Convention Center Manila
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
GM Raup 70 Sen dari Setiap Dolar Langganan, Hanya 4 Sen dari Penjualan Mobil
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
Jimmie Johnson Kembali ke No. 48 untuk Balap Perpisahan di Daytona 500 2027
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Utah Talons Kalahkan Chicago Bandits 2-1 di Laga Pembuka Final AUSL
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Lucas Glover Protes Teknik AimPoint dengan Melepas Sepatu di 3M Open
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Jalen Brunson Masuk Klub Tanpa Hambatan, Michael Porter Jr. Harus Diperiksa
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Pelaku Serangan Pride Berlin Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Percakapan Terakhir Oliver Tree dengan Sang Ibu: Antusiasme untuk Perjalanan Helikopter yang Fatal
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Profesor Sejarah Temukan Harta Karun Emas Zaman Besi Terbesar di Inggris
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Jika Internet Padam Global, Kekacauan dan Satu Miliar Orang Diprediksi Tewas
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Olah TKP Klinik Kebayoran Baru, Polisi Amankan Bantal Biru dan Sepeda Motor
Senin / 27-07-2026, 01:22 WIB
Pengemudi Tabrak Peserta Parade LGBT di Berlin, 1 Tewas dan 16 Luka
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB
PDIP Sejalan dengan Prabowo dalam Bela Negara dan Kepentingan Nasional
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB
Kasus Ijazah Jokowi Jadi Pemicu Kaesang Maju ke DPR?
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB







