Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat pada perdagangan awal pekan ini. Indeks melaju positif dengan kenaikan 44,3 poin atau sekitar 0,72 persen.

Performa tersebut membawa IHSG mendarat di level 6.206,3 pada penutupan perdagangan Senin (25/5/2026).

>>> IHSG 26 Mei 2026 Dibuka Menguat, Saham Prajogo Pangestu Melonjak

Penguatan ini terjadi di tengah arus keluar modal asing yang cukup masif.

Investor asing membukukan transaksi jual bersih atau net sell yang menembus angka Rp 2,22 triliun di seluruh pasar.

Aksi lego saham oleh investor internasional ini didominasi di pasar reguler.

Nilai net sell asing di pasar reguler menyentuh Rp 2,09 triliun.

Sementara itu, untuk pasar negosiasi dan pasar tunai mencatatkan nilai penjualan bersih oleh asing sebesar Rp 132,6 miliar.

Meski secara akumulatif mencatatkan net sell, investor asing terpantau masih gencar memburu sejumlah saham potensial. Berdasarkan data dari Stockbit, saham perbankan dan komoditas menjadi sasaran utama.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memimpin perolehan dengan nilai beli bersih mencapai Rp 147,1 miliar.

Langkah ini diikuti oleh aksi koleksi pada saham tambang tembaga dan emas.

Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengamankan posisi kedua dengan net buy asing senilai Rp 112,1 miliar.

>>> Sule Bantah Tudingan Lempar Skrip ke Wajah Kru TV

Selanjutnya, saham perbankan swasta terbesar juga turut diborong oleh investor luar negeri.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menempati urutan ketiga dengan torehan net buy sebesar Rp 82,1 miliar.

Arus modal masuk ini ikut menopang pergerakan indeks di zona hijau.

Daftar 10 Saham dengan Net Buy Asing Tertinggi