Mantan Presiden Joko Widodo menyatakan kesiapannya untuk terlibat dalam proyek film kolosal tentang sejarah suku Dayak. Pernyataan itu disampaikan di kediamannya di Solo pada Senin (25/5/2026).

Tawaran tersebut datang dari Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah. Jokowi diplot sebagai karakter utama dalam film bertema kebudayaan itu.

>>> Nvidia Bidik Pasar Baru Rp 3.400 Triliun dengan Chip CPU Vera

"Ya siap saja. Pemeran utama siap, pemeran pembantu siap, figuran siap," kata Jokowi sambil tertawa.

Meski bersedia, mantan Wali Kota Solo ini mengaku perlu persiapan khusus sebelum syuting. Ia sadar harus menguasai teknik akting terlebih dahulu.

"Ya kalau ngajak main film berarti saya harus latihan akting dulu," ujarnya.

Rencana pembuatan film ini telah dibahas saat Panglima Jilah berkunjung ke rumah Jokowi pada Rabu (20/5).

>>> Huawei Siapkan Strategi Baru Kembangkan Chip Mandiri Melalui Scaling Law

Proyek ini digambarkan sebagai tayangan kolosal yang mengangkat kisah masa lalu di Kalimantan.

"Filmnya menceritakan cerita-cerita Dayak di masa lampau, bagaimana kolaborasi Dayak dengan Jawa, Majapahit," kata Panglima Jilah.

Pimpinan pasukan adat itu memastikan Jokowi akan mendapat porsi penampilan paling signifikan. Pihak produksi berkomitmen mempersiapkan proses pengerjaan secara maksimal.

>>> Harga AMD RX 9070 XT Anjlok di Bawah MSRP di Jepang

"Eh pokoknya peran beliau peran utama, ya. Nanti akan kita buat sebaik mungkin," jelas Panglima Jilah.