Pasar sepeda motor listrik premium di Indonesia semakin ramai. Dua produk yang bersaing ketat di segmen ini adalah Omoway Omo-X dan Maka Cavalry.

Kedua pabrikan mengusung konsep desain yang kontras untuk menarik konsumen.

>>> Pasar Mobil LCGC Merosot 25 Persen pada Awal Tahun 2026

Desain dan Dimensi

Omoway Omo-X tampil futuristik dengan bodi bongsor. Dimensinya mencapai panjang 2.022 mm, lebar 858 mm, dan tinggi 1.211 mm.

Jarak sumbu rodanya 1.500 mm, dengan tinggi tempat duduk 760 mm dan jarak terendah ke tanah 145 mm.

Desain ini bertujuan memberikan kenyamanan di area urban.

Maka Cavalry menyuguhkan tampilan sporty dengan lekukan bodi agresif, mirip skuter maksi populer seperti Yamaha Nmax dan Honda PCX.

Bodinya lebih ramping dari Omo-X.

Cavalry memiliki panjang 1.922 mm, lebar 731 mm, dan tinggi 1.173 mm. Profil yang lebih kompak membuatnya lincah bermanuver di lalu lintas padat.

Performa Mesin

Omoway Omo-X dibekali motor listrik dengan daya maksimum 13 kW (17,6 Tk) dan torsi puncak 320 Nm.

Akselerasi 0-50 kpj hanya 3,3 detik.

Kecepatan tertinggi Omo-X mencapai 113 kpj, dengan kemampuan melewati tanjakan hingga 30 persen.

Maka Cavalry memiliki motor bertenaga 12 Tk dan torsi 242-250 Nm. Akselerasi 0-60 kpj membutuhkan waktu 4,8 detik.

Kecepatan maksimum Cavalry 105 kpj. Meski angka di bawah Omo-X, performanya dinilai cukup untuk komuter harian.

>>> Marc Marquez Masuk Daftar Sementara MotoGP Italia 2026 di Mugello

Baterai dan Jarak Tempuh

Omoway Omo-X menggunakan baterai LFP dengan dua opsi. Tipe standar 5,38 kWh mampu menempuh 160 km (WMTC).

Varian Long Range memiliki baterai 7,68 kWh dengan jarak tempuh hingga 210 km WMTC.