Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai memberikan tekanan pada sektor industri otomotif roda dua di Indonesia.

Ketergantungan tinggi terhadap pasokan bahan baku impor membuka peluang kenaikan harga komponen kendaraan.

>>> Cupra Tindaya SUV Siap Produksi, Incar Pasar BMW iX3

Meski demikian, pemilik sepeda motor Honda di Jakarta dan Tangerang mendapat kepastian mengenai biaya perawatan.

Tarif jasa perbaikan di jaringan bengkel resmi AHASS wilayah tersebut dipastikan tidak mengalami perubahan.

Kebijakan ini diambil untuk memberikan ketenangan bagi konsumen dalam menjaga kondisi kendaraan mereka.

"Di tengah berbagai dinamika ekonomi yang terjadi saat ini, kami memastikan bahwa tarif jasa servis di seluruh jaringan AHASS Jakarta-Tangerang tetap tidak mengalami perubahan," ujar Benedictus F.

Maharanto, Dept. Head of Technical Service Department PT Wahana Makmur Sejati.

Langkah mempertahankan biaya jasa ini dinilai penting bagi masyarakat.

Perawatan berkala secara rutin tetap menjadi prioritas utama pemilik motor untuk memastikan performa kendaraan optimal.

>>> Upgrade Aki Lithium Jadi Solusi Atasi Masalah Kelistrikan Sepeda Motor

"Konsumen tetap dapat menikmati layanan servis dengan biaya jasa yang sama seperti sebelumnya," kata Benedictus.

Kebijakan tersebut diterapkan sebagai strategi menjaga daya beli masyarakat di tengah situasi ekonomi yang menantang.

Di sisi lain, tekanan akibat fluktuasi kurs dolar AS tidak dapat dihindari sepenuhnya oleh sektor suku cadang.

Kenaikan biaya logistik dan harga bahan baku global memicu penyesuaian harga pada komponen motor.

Pihak Wahana Honda menjelaskan bahwa pergeseran harga onderdil masih dalam batas wajar dan tidak terlalu signifikan.

Langkah mitigasi terus dilakukan agar layanan purnajual tidak membebani konsumen.

>>> Suzuki Jimny XL Rhino Edisi Terbatas, Hadir dengan Warna Khas Tiga Pintu

"Komitmen kami adalah terus menghadirkan layanan purnajual yang berkualitas, mudah dijangkau, dan memberikan nilai terbaik bagi konsumen Honda," ucap Benedictus.