Cupra Tindaya, SUV konsep yang tampil di Munich Motor Show tahun lalu, resmi akan diproduksi.

Konfirmasi ini disampaikan langsung oleh CEO Seat dan Cupra, Markus Haupt, dalam wawancara terbaru.

>>> Upgrade Aki Lithium Jadi Solusi Atasi Masalah Kelistrikan Sepeda Motor

Model listrik bergaya crossover ini akan menempati posisi di atas Tavascan dan Terramar dalam jajaran Cupra.

Target utamanya adalah para pemain premium Eropa seperti BMW iX3 baru, Volvo EX60, dan Mercedes-Benz GLC EV.

Desain Agresif dan Dimensi Premium

Tindaya memiliki panjang 4.720 mm, ukuran yang pas untuk segmen SUV premium Eropa. Desainnya disebut-sebut mirip dengan gaya Lamborghini yang liar dan agresif.

Cupra yakin pembeli menginginkan sesuatu yang tidak konservatif. Harga diperkirakan mulai sekitar £60.000, jauh lebih mahal dari model Cupra saat ini namun sesuai segmen.

Platform dan Powertrain Fleksibel

Tindaya akan menggunakan platform SSP terbaru Volkswagen Group, yang menggantikan arsitektur MEB. Platform ini mendukung berbagai konfigurasi powertrain, dari full listrik hingga range extender.

>>> Suzuki Jimny XL Rhino Edisi Terbatas, Hadir dengan Warna Khas Tiga Pintu

Konsep asli menggunakan pengaturan range extender dengan tenaga 489 hp. Namun, Haupt mengatakan keputusan akhir powertrain belum diambil, menunggu perkembangan pasar.

“Semua diskusi ini berubah setiap hari, sangat cepat,” ujarnya. “Powertrain mana yang akan kami gunakan?

Itu keputusan yang belum kami ambil sekarang.”

Fleksibilitas ini menjadi keunggulan Cupra sebagai bagian dari grup Volkswagen. SSP mendukung berbagai jenis elektrifikasi sesuai permintaan regional.

Rencana ekspansi Cupra ke Amerika Utara yang sempat digadang-gadang kini batal karena tarif dan lemahnya permintaan EV di AS.

>>> Omoway Omo-X vs Alva Cervo Q: Persaingan Motor Listrik Premium

Tindaya kemungkinan akan menjadi model yang lebih besar dari dua model yang direncanakan untuk pasar tersebut.