>>> Bangun BMW M3 G80 dengan Biaya Setara Honda Civic, Asal Punya Keahlian

Keselamatan dan Lingkungan Jadi Sorotan

Masalah keselamatan jalan raya turut menjadi perhatian serius.

Minimnya pilihan angkutan umum yang memadai di daerah memicu tingginya angka kecelakaan yang melibatkan pelajar dan mahasiswa pengguna sepeda motor.

Penyediaan angkutan massal yang saling terintegrasi dipercaya mampu menekan angka kecelakaan usia produktif secara signifikan.

Data menunjukkan bahwa lebih dari 75 persen kecelakaan lalu lintas di Indonesia melibatkan sepeda motor.

Selain faktor keamanan, perbaikan transportasi publik dapat mendorong pemerataan pembangunan ekonomi serta konektivitas antarwilayah.

Dana Rp 500 miliar itu bisa dialokasikan untuk modernisasi armada, pemberdayaan operator lokal, hingga digitalisasi sistem pembayaran.

Secara kolektif, kehadiran angkutan massal di berbagai wilayah urban diyakini memberikan dampak positif yang lebih besar terhadap lingkungan.

Skema ini mampu mengurai kepadatan lalu lintas, menurunkan emisi karbon, dan menciptakan tata ruang kota yang lebih inklusif.

"Solusi nyata transisi energi bukanlah memindahkan kemacetan dari motor berbahan bakar minyak ke motor listrik, melainkan memindahkan penumpangnya ke transportasi umum yang layak," ucap Djoko.

Kementerian Perhubungan diharapkan segera mengevaluasi arah kebijakan transportasi nasional agar tidak lagi bias terhadap kendaraan pribadi.

>>> Warisan Mobil Klasik Senilai $570 Miliar Siap Beralih ke Generasi Milenial

"Kementerian Perhubungan harus segera memutar kemudi kebijakan, hentikan pemborosan fiskal yang bias privat, dan mulailah membangun masa depan mobilitas publik daerah yang jauh lebih manusiawi," ujarnya.