Petinju Ukraina Oleksandr Usyk sukses mempertahankan sabuk juara dunia kelas berat WBC. Ia mengalahkan mantan juara kickboxing asal Belanda, Rico Verhoeven, melalui TKO pada ronde ke-11.

Pertarungan berlangsung di Kompleks Piramida Giza, Mesir, Sabtu (23/5/2026). Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Usyk menjadi 25 kemenangan.

>>> Luciano Spalletti Bantah Rumor Siap Mundur dari Juventus

Wasit Mark Lyson menghentikan laga pada menit 2:59 ronde ke-11. Penghentian itu terjadi setelah Usyk menjatuhkan Verhoeven dengan pukulan uppercut kanan.

Sebelum ronde penentuan, dua juri menilai skor imbang 95-95. Satu juri lainnya unggulkan Verhoeven 96-94.

Verhoeven mengkritik keputusan wasit. Ia merasa penghentian terlalu cepat dan ingin melanjutkan hingga ronde ke-12.

"Saya pikir itu penghentian terlalu dini, tapi pada akhirnya bukan saya yang memutuskan," kata Verhoeven kepada DAZN.

"Saya ingin wasit membiarkan saya pergi dengan terhormat atau di ronde ke-12."

Ia mengaku bangga dengan penampilannya. Verhoeven juga mengungkapkan Usyk telah menawarkan laga ulang.

Usyk mendedikasikan kemenangan ini untuk keluarga dan rakyat Ukraina. "Saya tahu saat ini rakyat Ukraina berada di tempat perlindungan bom, putri saya juga," ujarnya.

"Dia mengirim pesan, 'Papa, aku cinta kamu, kamu akan menang'."

Usyk memuji ketangguhan Verhoeven. "Terima kasih banyak, Rico.

>>> Napoli Tolak Tawaran Klub Inggris dan Arab Saudi demi Scott McTominay

Kamu petarung yang luar biasa," katanya. "Pertarungan ini berat.

Ini pertarungan yang bagus."

Mantan juara Tony Bellew memuji performa Verhoeven. Ia menyebut Verhoeven sebagai pemenang moral.

"Ini satu-satunya kali dalam kariernya saya melihat Usyk kalah dalam hal jumlah pukulan," kata Bellew di Sky Sports.

"Rico Verhoeven keluar sebagai pemenang. Tangannya mungkin tidak diangkat, tetapi dia hampir menciptakan kejutan terbesar dalam sejarah tinju."

Bellew mendukung digelarnya laga ulang. "Kami tidak akan pernah tahu apakah Verhoeven bisa bertahan di ronde ke-12.

Jadi sebaiknya kami lakukan lagi," ujarnya.

Sementara itu, pemenang sabuk interim WBC Agit Kabayel menjadi penantang wajib berikutnya untuk Usyk.

Di kelas lain, Hamzah Sheeraz merebut gelar WBO super-middleweight setelah KO ronde kedua atas Alem Begic.

>>> Liga Inggris Gelar Pertandingan Pekan Terakhir Serentak Malam Ini

Jack Catterall mengamankan sabuk WBA 'regular' welterweight usai menang angka mutlak atas Shakhram Giyasov.