Asbes Ubah Kota Jadi Beracun, 4.000 Orang Meninggal
Kota Wittenoom, di utara Perth, Australia Barat, dikenal sebagai lokasi bencana industri besar.
Aktivitas tambang asbes di sana telah menyebabkan sekitar 4.000 kematian akibat penyakit terkait paparan serat berbahaya.
>>> Panduan Lengkap Klaim BPJS Ketenagakerjaan di Lapak Asik Secara Online
Pemerintah Australia Barat telah menutup kota tersebut dan merobohkan seluruh bangunan yang tersisa. Akses ke lokasi kini dilarang keras, dan pelanggar dapat dikenakan denda hingga 500 dolar Australia.
Kepala Eksekutif Asbestos Disease Society of Australia, Melita Markey, mengingatkan bahwa dampak paparan asbes tidak bisa diperbaiki. Wilayah itu harus benar-benar dihindari masyarakat.
Meski demikian, seorang travel blogger asal Queensland nekat mengunjungi Wittenoom bersama putrinya yang berusia empat tahun.
Kunjungan itu direkam dan diunggah ke media sosial, memicu kecaman dari pegiat kesehatan.
"Sebagai orang tua, sebagai ibu, pemandangan ini sangat menyedihkan," ujar Markey menanggapi kunjungan tersebut, dikutip dari ABC News, Minggu (24/5/2026).
Ia menegaskan, seseorang tidak perlu lama berada di lokasi untuk menghirup serat crocidolite, jenis asbes biru yang sangat berbahaya dan tak terlihat.
Beberapa joki yang hanya beberapa kali menghadiri balapan di Wittenoom dilaporkan meninggal akibat penyakit terkait asbes.
Tambang asbes ditutup pada 1966, tetapi kota tetap beroperasi selama beberapa dekade. Sekolah baru ditutup pada 1985 dan balapan kuda masih digelar hingga 1991.
Markey juga mengingatkan bahwa di Australia terdapat remaja yang menderita mesothelioma, kanker langka akibat paparan asbes.
>>> Dandhy Laksono Ungkap Skema Pendanaan Film Dokumenter Pesta Babi
Meski masih ada wisatawan nekat datang, pemerintah Australia Barat tidak berencana menambah patroli.
Departemen Perencanaan, Pertanahan, dan Warisan setempat menegaskan akses tetap dilarang. Masyarakat diminta mematuhi rambu peringatan demi keselamatan.
Update Terbaru
Raymond/Joaquin Batal Tampil di Singapore Open 2026 karena Cedera
Minggu / 24-05-2026, 18:38 WIB
Usyk TKO Verhoeven di Ronde 11, Pertahankan Gelar WBC
Minggu / 24-05-2026, 18:38 WIB
Marta Kostyuk Ungkap Trauma Serangan Rudal Jelang Laga Roland Garros
Minggu / 24-05-2026, 18:38 WIB
Mumbai Indians Tundukkan Pembuka Rajasthan Royals di Wankhede
Minggu / 24-05-2026, 18:38 WIB
Hotta Studio Hadirkan Fitur Bungkam Karakter Taygedo di Neverness to Everness Versi 1.1
Minggu / 24-05-2026, 18:36 WIB
Luciano Spalletti Bantah Rumor Siap Mundur dari Juventus
Minggu / 24-05-2026, 18:33 WIB
Napoli Tolak Tawaran Klub Inggris dan Arab Saudi demi Scott McTominay
Minggu / 24-05-2026, 18:33 WIB
Biaya Ganti Baterai BYD Denza Z9 GT Ternyata Hanya Segini
Minggu / 24-05-2026, 18:28 WIB
Motorola Edge 70 Pro+ Siap Meluncur Juni 2026 dengan Baterai Jumbo
Minggu / 24-05-2026, 18:28 WIB
Grand Blue Season 3 Rilis Key Visual dan Umumkan Lagu Pembuka oleh FUNKY MONKEY BΛBY'S
Minggu / 24-05-2026, 18:18 WIB
Pemerintah Gencarkan Konversi Motor Listrik dan Integrasi Energi Surya
Minggu / 24-05-2026, 18:13 WIB
Liga Inggris Gelar Pertandingan Pekan Terakhir Serentak Malam Ini
Minggu / 24-05-2026, 18:08 WIB
Jadwal Siaran Langsung Sepak Bola 24 Mei 2026 Sajikan Laga Sengit Eropa Hingga Asia
Minggu / 24-05-2026, 18:08 WIB
Google Kenalkan Wear OS 7 untuk Hemat Baterai Smartwatch
Minggu / 24-05-2026, 18:08 WIB






