Kematian mendadak penyanyi Lauren Bennett kini tengah diselidiki oleh pihak berwenang di Inggris. Koroner terlibat dalam proses investigasi yang diperkirakan memakan waktu berbulan-bulan.

Otoritas Inggris mengonfirmasi bahwa Kent and Medway Coroner Service memimpin penyelidikan kematian tersebut. Proses ini akan berlangsung hingga 30 Oktober.

>>> Mantan Calon Gubernur Florida Andrew Gillum Diduga Bawa Metamfetamin dan Bong saat Ditangkap

Lauren Bennett meninggal pada 29 Mei di Meopham, Inggris. Investigasi kematian resmi dibuka pada 12 Juni.

Sekitar satu setengah pekan lalu, sebuah upacara peringatan pribadi digelar di London. Keluarga dan teman terdekat Lauren berkumpul untuk mengenang hidupnya, termasuk mantan rekan bandnya dari G.

R. L.

dan Paradiso Girls.

G. R.

L. merilis pernyataan pada Senin lalu yang mengumumkan kematian Lauren.

Band tersebut menyatakan, "Kami tak bisa mengungkapkan betapa berartinya dia bagi kami. Kami akan selamanya menghargai cinta, tawa, dan kenangan tak terhitung yang dia berikan."

>>> Cara Cek Besaran Nominal Bantuan Sosial PKH Tahap 3 Tahun 2026

Karier Musik Lauren Bennett

Lauren memulai karier musiknya di usia 18 tahun.

Ia membentuk Paradiso Girls pada 2007 sebelum bersolo karier pada 2010 dan bekerja sama dengan artis seperti CeeLo Green dan will.

i. am.

Ia dikenal luas lewat penampilannya di lagu LMFAO "Party Rock Anthem" pada 2011, salah satu lagu terpopuler tahun itu.

Setelah itu, ia bergabung dengan G. R.

L. yang kemudian bubar pada 2015 setelah merilis lagu seperti "Vacation" dan "Lighthouse."

>>> Marjorie Taylor Greene Tuding Elaine Chao Mata-mata Komunis

Single solo terakhir Lauren adalah lagu berjudul "Hurricane" yang terinspirasi dari perjuangan kesehatan mental ibu dan temannya. Ia meninggal di usia 36 tahun.