Ayah mendiang penyanyi Lauren Bennett akhirnya angkat bicara mengenai kematian tragis putrinya. Richard Bennett menyampaikan rasa sakit hatinya melalui unggahan media sosial pada Selasa (7/7/2026).

Dalam pernyataannya, Richard mengklaim bahwa Lauren mengalami reaksi parah terhadap obat yang diresepkan beberapa bulan sebelum meninggal.

>>> Taylor Swift dan Travis Kelce Habiskan Ribuan Dolar untuk Pizza di Pernikahan

Ia menyesalkan bahwa tenaga medis dan layanan NHS gagal memberikan penanganan yang tepat selama lima bulan.

"Kami tidak memiliki kecurigaan mengenai keadaan kematiannya, hanya kekecewaan mendalam bahwa selama lima bulan, para profesional medis dan layanan NHS gagal merawatnya dengan baik di saat ia sangat membutuhkan," tulis Richard.

Lauren Bennett ditemukan meninggal pada 29 Mei 2026 di Meopham, Inggris. Kematiannya masih dalam penyelidikan dan diperkirakan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk mendapatkan jawaban.

Richard mengenang putrinya sebagai pribadi dan seniman yang luar biasa. "Ia kreatif, berbakat, lucu, dan rendah hati seperti ia cantik.

Ia sangat dicintai oleh semua yang mengenalnya dan memberikan dampak abadi pada banyak jiwa melalui musik, kebaikan, dan caranya membuat orang merasa," ujarnya.

>>> Senator Paraguay Diselidiki Otoritas Prancis karena Hina Rasis Kylian Mbappe

Sekitar satu setengah pekan lalu, sebuah upacara peringatan pribadi digelar di London. Acara tersebut dihadiri keluarga dan teman terdekat Lauren, termasuk mantan rekan satu bandnya dari G.

R. L.

dan Paradiso Girls.

Lauren Bennett meninggal di usia 36 tahun. Ia dikenal sebagai anggota grup G.

R. L.

>>> Kontroversi Wasit Francois Letexier Warnai Laga Argentina vs Mesir

dan Paradiso Girls, serta pernah tampil bersama artis seperti LMFAO.