Kejaksaan Paris membuka penyelidikan terhadap Senator Paraguay, Celeste Amarilla, atas dugaan ujaran rasisme yang ditujukan kepada bintang timnas Prancis, Kylian Mbappe.

Tindakan itu terjadi setelah Mbappe mencetak gol penalti yang membawa Prancis menang 1-0 atas Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

>>> Kontroversi Wasit Francois Letexier Warnai Laga Argentina vs Mesir

Amarilla dituduh melakukan penghinaan publik dan menghasut kebencian berdasarkan ras atau etnis melalui unggahan di media sosial.

Kecaman Global Mengalir

Federasi Sepak Bola Prancis mengecam keras pernyataan Amarilla dan menyebutnya sebagai tindakan yang menjijikkan serta tidak dapat diterima.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan solidaritas penuh kepada Mbappe, sementara Presiden FIFA Gianni Infantino juga mengutuk keras komentar rasis tersebut.

>>> 7 Game Populer 2026 yang Terbukti Membayar Saldo DANA, Begini Cara Klaimnya

Infantino menegaskan bahwa sepak bola harus tetap menjadi ruang inklusif dan aman bagi semua.

Jika terbukti bersalah, Amarilla terancam hukuman hingga satu tahun penjara dan denda mencapai 45 ribu euro.

Meski menuai kecaman global, Amarilla membantah tudingan rasisme. Dalam konferensi pers, ia justru mempertahankan ucapannya dan mengancam akan menggugat Mbappe.

>>> Cara Cek Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Mulai 10 Juli 2026

Mbappe membalas melalui media sosial, menilai Amarilla tidak mewakili rakyat Paraguay dan menyebut pernyataannya sebagai bentuk rasisme terang-terangan yang merusak citra negaranya.