Polisi Australia Barat menyampaikan kekhawatiran bahwa promosi di media sosial dapat mendorong lebih banyak orang berkunjung. Mereka menegaskan Wittenoom bukan destinasi wisata dan risikonya signifikan serta permanen.

"Melakukan hal itu akan membuat individu terpapar risiko kesehatan serius yang terkait dengan kontaminasi asbes," kata mereka.

Sang blogger, Ronelle Fotinis, mengaku tertarik mengunjungi tempat yang tidak biasa dan membandingkannya dengan versi Australia dari Chernobyl.

Ia mengaku telah mengambil langkah pencegahan, seperti tidak keluar dari mobil dan menutup jendela.

"Saya tidak pernah keluar dari mobil. Kami tidak menyentuh tanah atau apa pun di sana," katanya.

Namun ia mengakui seharusnya tidak membawa putrinya ke lokasi tersebut. Fotinis menyebut akses ke area terlarang relatif mudah dan saat itu ada kendaraan lain yang juga masuk.

>>> Selisih Umur Anji dan Dena Desy Berapa? Inilah Biodata Penyanyi yang Menikah Untuk Kedua Kalinya

Ia tidak menyesal berkunjung, tetapi memastikan tidak akan kembali.