Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang melemah ke kisaran Rp17 ribuan mulai memicu penyesuaian harga sejumlah ponsel di ITC Roxy Mas, Jakarta Pusat.

Namun, dampaknya belum merata dan mayoritas harga masih stabil.

>>> Review Samsung Galaxy S26 Ultra untuk Rekam Konser One Ok Rock Jakarta

Pantauan di ITC Roxy Mas pekan ini menunjukkan sebagian besar harga ponsel masih bertahan di level sebelumnya.

Beberapa seri mengalami kenaikan tipis, terutama di segmen mid-range yang banyak diminati.

Shanti, pemilik Sabang Cell, mengatakan penyesuaian harga saat ini masih wajar dan belum merata. Distributor dan toko masih menahan kenaikan karena stok lama tersedia.

"Belum ada perubahan besar. Memang ada beberapa seri yang naik, tapi masih tipis dan belum semua merek," ujar Shanti.

Salah satu model yang naik adalah Redmi Note 15 Pro varian 8/256GB. Sebelumnya dijual Rp4,6 juta, kini menjadi Rp4,8 juta.

Poco X7 5G NFC varian 8/256GB juga naik dari Rp3,4 juta menjadi Rp3,5 juta.

Penyesuaian juga terjadi pada beberapa perangkat Infinix. Rata-rata kenaikan berkisar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu.

Contohnya, Infinix Smart 20 varian 4/64GB naik dari Rp1,675 juta menjadi Rp1,685 juta.

>>> Samsung Kembangkan Frame Hybrid Titanium Aluminium untuk Smartphone Lipat

"Untuk Infinix memang ada penyesuaian sedikit, tapi belum terlalu terasa ke pembeli," kata Shanti.

Di sisi lain, beberapa perangkat justru turun harga karena persaingan pasar dan penyesuaian stok.

Poco X8 Pro NFC varian 12/512GB turun dari Rp6 juta menjadi Rp5,9 juta.

Rudi, karyawan Mahkota Cell, mengatakan harga smartphone masih dipengaruhi distribusi dan ketersediaan barang dari distributor utama. Pelemahan rupiah mulai diperhatikan, tetapi dampaknya belum langsung terasa menyeluruh.

"Kalau stok lama masih ada biasanya harga belum langsung naik. Tapi kalau nanti distribusi barang baru masuk dengan kurs terbaru, kemungkinan ada penyesuaian lagi," ujar Rudi.

Pasar smartphone Indonesia masih berhati-hati dalam menyesuaikan harga. Vendor dan distributor mempertimbangkan daya beli masyarakat yang belum pulih sepenuhnya.

Pedagang memperkirakan penyesuaian harga akan lebih terlihat dalam beberapa pekan ke depan jika pelemahan rupiah berlanjut dan memengaruhi biaya impor.

>>> Penjualan Kacamata Pintar Google Diprediksi Tembus 2 Juta Unit pada 2026

Namun saat ini, mayoritas harga masih stabil dengan kenaikan terbatas pada beberapa model tertentu.