Samsung Electronics dikabarkan tengah mengembangkan material baru untuk lini smartphone foldable premium mereka.

Inovasi ini memadukan dua jenis logam demi perangkat lipat yang lebih kokoh sekaligus optimal dalam manajemen suhu.

>>> Penjualan Kacamata Pintar Google Diprediksi Tembus 2 Juta Unit pada 2026

Laporan yang diungkap tipster teknologi Schrödinger menyebutkan bahwa Samsung meracik desain bernama "dual-phase frame".

Rangka bodi ini menggunakan lapisan luar berbahan titanium dan inti bagian dalam dari aluminium kelas aerospace.

Kombinasi tersebut dipilih untuk menyatukan keunggulan masing-masing material. Lapisan luar titanium berfungsi meningkatkan rigiditas, ketahanan gores, dan kesan premium.

Sementara itu, komponen aluminium di bagian dalam bertugas menyerap serta mendistribusikan panas dari motherboard dan chipset secara efektif.

Konsep penggabungan dua material ini mirip dengan metode "thermal zoning", yaitu pembagian area material berdasarkan fungsi spesifiknya.

>>> iQOO 16 dan Vivo V80 Muncul di Database IMEI, Skor AnTuTu Tembus 5 Juta

Melalui pendekatan ini, Samsung berupaya mendongkrak daya tahan bodi foldable tanpa mengorbankan performa pendinginan perangkat.

Langkah ini disinyalir menjadi jawaban Samsung terhadap pergerakan kompetitor di pasar premium.

Apple juga dirumorkan mengembangkan material futuristis bernama Liquidmetal untuk perangkat lipat mereka di masa depan, terutama pada komponen engsel.

Material hybrid titanium-aluminium ini berpotensi diterapkan pertama kali pada lini foldable ultra-premium Samsung mendatang, termasuk perangkat tri-fold yang belakangan santer dirumorkan.

>>> 10 Cara Mengosongkan Ruang Penyimpanan HP Tanpa Hapus Aplikasi

Namun, proses manufaktur penyatuan dua logam berbeda ini diperkirakan membutuhkan biaya produksi tinggi karena memerlukan teknik nano molding khusus.