Kospi Korea Selatan Masuki Pasar Bearish, Saham Teknologi Anjlok
Indeks acuan Korea Selatan, Kospi, resmi memasuki pasar bearish pada Rabu (19/6) setelah anjlok 4% ke level 7.347.
Penurunan ini memperpanjang tren negatif tiga hari berturut-turut yang dipicu kekhawatiran investor atas keberlanjutan ledakan kecerdasan buatan (AI).
>>> Alex Freeland Catat Tiga Pukulan saat Dodgers Kalah dari Rockies
Kospi kini telah turun 20% dari puncaknya, memenuhi definisi pasar bearish.
Saham Teknologi Tertekan
Penurunan dipercepat oleh aksi jual besar-besaran pada saham teknologi berkapitalisasi besar.
Samsung Electronics ambles hampir 4%, sementara produsen baterai LG Energy Solution tergelincir 4%.
Namun, SK Hynix berhasil membalikkan tren dengan naik 1%.
Investor institusi asing menjadi penjual bersih, melepas saham senilai 471,7 miliar won (sekitar $311,68 juta) di bursa Korea pada Rabu.
Aksi jual domestik ini mengikuti aksi jual saham teknologi di Amerika Serikat, di mana Nasdaq turun lebih dari 1% dan Indeks Semikonduktor Philadelphia kehilangan hampir 5% akibat volatilitas saham chipmaker seperti Intel, Micron, dan AMD.
>>> Erlan, Buron Kasus Sekdin Bangkalan, Jadi Buruan Korban Penipuan
Analis pasar mencatat bahwa koreksi tajam pada saham Samsung, yang jatuh hampir 10% pada Selasa meskipun laba operasional kuartal kedua diproyeksikan melonjak 19 kali lipat, berasal dari ekspektasi pasar yang tinggi dan reli sebelumnya.
"Kinerja kuat Samsung sudah diperkirakan secara luas dan sebagian besar sudah diperhitungkan setelah sahamnya rally menjelang rilis hasil," kata Albert Yong, mitra pengelola di Petra Capital Management, seperti dilaporkan Reuters.
Ekspansi belanja AI yang pesat selama kuartal tersebut mendorong produk DRAM dan NAND konvensional bersama memori bandwidth tinggi.
Namun, pelaku pasar tetap berhati-hati terhadap investasi korporasi di masa depan.
"Investor masih khawatir tentang keberlanjutan booming AI dan risiko perlambatan belanja infrastruktur AI oleh perusahaan teknologi besar AS," tambah Yong.
>>> DPR Ungkap Curhat Bank BUMN soal Endapan Uang Negara
Meskipun terjadi aksi jual tajam baru-baru ini, Kospi masih menjadi indeks pasar saham utama dengan kinerja terbaik di dunia pada 2026, mencatat kenaikan year-to-date sebesar 74% yang didorong oleh saham semikonduktor.
Update Terbaru
Olivia Wilde Sutradarai Komedi Pernikahan The Invite, Rilis Luas Juli 2026
Rabu / 08-07-2026, 16:28 WIB
Dallas Mavericks Dapatkan Marcus Sasser dalam Enam Tim Bertukar Pemain
Rabu / 08-07-2026, 16:28 WIB
Zeka Siap Debut di MSI 2026: Main di Korea Lebih Nyaman
Rabu / 08-07-2026, 16:24 WIB
Saham Kripto Bervariasi Saat Volatilitas Bitcoin Picu Kewaspadaan Analis
Rabu / 08-07-2026, 16:23 WIB
Raymond James Beri Rating Beli untuk Saham SpaceX, Target Harga Rp12,8 Juta
Rabu / 08-07-2026, 16:23 WIB
Event Kolaborasi MLBB X Street Fighter Resmi Hadir di Original Server
Rabu / 08-07-2026, 16:07 WIB
Benny K Harman Buka Suara soal Skenario Pembatasan Usung Capres
Rabu / 08-07-2026, 16:07 WIB
Pesan Bijak Mo Salah usai Mesir Didepak Argentina: Ini Ketetapan Allah
Rabu / 08-07-2026, 16:07 WIB
Buruh Batal Demo ke Kantor Purbaya, Tuntut JHT Bebas Pajak
Rabu / 08-07-2026, 16:07 WIB
Bank Muamalat Gelar Synergy Roadshow 2026, Siap Hadapi Semester II
Rabu / 08-07-2026, 16:07 WIB
Winwin Akhiri Kontrak dengan SM Entertainment, Resmi Tinggalkan NCT dan WayV
Rabu / 08-07-2026, 16:05 WIB
Dokter Anggi Aprilyani Sampaikan Permintaan Maaf Usai Video Pengalaman di Gereja Katolik Jadi Sorotan
Rabu / 08-07-2026, 16:04 WIB
Kode Redeem Da Hood Roblox Terbaru Juli 2026, Dapatkan Cash Gratis
Rabu / 08-07-2026, 16:03 WIB
Tim Pengusul Buka Suara soal Wacana Ubah Nama Jabar Jadi Tatar Sunda
Rabu / 08-07-2026, 16:03 WIB







