"Dari DLH enggak ada. Itu cara dia marketing mungkin, nyebar-nyebar selebaran gitu," ujar Iqbal.

Mengenai nominal iuran yang lebih tinggi dari peraturan daerah, Iqbal menyatakan operasional mandiri perusahaan swasta membuat penentuan tarif diserahkan kepada mekanisme pasar.

>>> Perbandingan Harga Tiket Konser BTS di Jakarta dan Singapura

"Kalau swasta bebas lah, Pak. Dia kan mau gaji orang, bayar bensin, perawatan mobil, bayar sendiri.

Tentu beda harganya dengan pemerintah," jelasnya.

Masyarakat setempat tetap memiliki kebebasan penuh dalam menentukan penyedia jasa pengangkutan limbah. "Intinya dia swasta yang mengangkut sampah.

Jadi terserah masyarakat mau pilih swasta atau pemerintah," kata Iqbal.

DLH Batam menambahkan bahwa seluruh badan usaha pengangkutan sampah yang berizin dan berkoordinasi dengan instansinya otomatis masuk dalam kategori mitra.

"Pengangkut swasta yang melaksanakan pengangkutan sampah dan berizin itu jatuhnya mitra DLH," tambah Iqbal.

Investasi Pengolahan Sampah Jadi Energi

Penanganan sampah di Batam juga diarahkan pada pemanfaatan teknologi berskala besar.

Badan Pengusahaan Batam mulai menjajaki kerja sama investasi pengolahan sampah menjadi energi dengan Cevia Enviro Inc, perusahaan infrastruktur asal China.

Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis, menyatakan bahwa usulan dari PT Chuansheng Import Export Trading Indonesia selaku perwakilan Cevia Enviro Inc akan diproses sesuai ketentuan regulasi penanaman modal.

"Rencana kerja sama investasi yang disampaikan akan kami bahas sesuai mekanisme yang ada," kata Fary.

Fary berharap koordinasi awal ini menjadi jembatan bagi perluasan investasi hijau dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Batam.

"Kami berharap pembahasan serta diskusi ini dapat membuka peluang kerja sama yang baik ke depan," ungkapnya.

Langkah BP Batam menarik pemodal global ini sejalan dengan tren peningkatan investasi asing di kawasan perdagangan bebas Batam, Bintan, dan Karimun.

>>> Pemkab Tangerang Antisipasi PHK Akibat Pelemahan Rupiah

Realisasi investasi Batam pada kuartal pertama 2026 menembus angka Rp17,4 triliun, dengan Singapura sebagai investor asing terbesar.