Falcon Pictures mengumumkan kolaborasi internasional terbaru dengan sutradara asal Korea Selatan, Lee Hwan-kyung. Kerja sama ini untuk menggarap adaptasi novel dan drama Korea berjudul Gasigogi (Thornfish).

Pengumuman resmi disampaikan pada Jumat (22/5/2026). Proyek ini menjadi reuni setelah keduanya sukses memproduksi remake Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia.

>>> PLN Periksa Gangguan Sistem Kelistrikan di Sumatera Utara

Lee Hwan-kyung memilih kembali bekerja sama dengan Falcon Pictures karena mencari mitra yang memiliki empati tinggi terhadap materi cerita.

Film Gasigogi memiliki nilai personal yang kuat baginya.

"Untuk cerita yang sangat intim seperti ini, saya mencari kemitraan yang dibangun di atas resonansi emosional, bukan sekadar skala komersial," ujar Lee dilansir dari Variety.

Ia juga mengapresiasi dedikasi produser Frederica dan HB Naveen.

"Dedikasi mereka terhadap inti dari pembuatan film adalah alasan mengapa Falcon Pictures menjadi satu-satunya rumah bagi cerita ini," tambahnya.

>>> PLN Atasi Blackout Massal Akibat Gangguan Transmisi di Empat Provinsi Sumatera

Berbeda dengan karya sebelumnya yang dipersembahkan untuk putrinya, film Gasigogi didekasikan khusus untuk anak laki-lakinya.

Melalui adaptasi baru ini, Lee ingin mengangkat kedekatan masyarakat Indonesia dengan nilai kekeluargaan dan keyakinan. Ia memastikan karya ini akan berakar pada tradisi lokal.

"Saya ingin film ini 'bernapas dengan paru-paru Indonesia' dan berakar pada tradisi bercerita lokal," jelas Lee.

Pendekatan lokal tersebut diharapkan membuat film Gasigogi terasa otentik. Sutradara asal Korea Selatan itu berharap karyanya dapat menyentuh hati penonton secara mendalam.

>>> Sudin Bina Marga Jakarta Timur Perbaiki Puluhan Lampu Jalan Akibat Pencurian

"Saya ingin menciptakan film yang begitu jujur dan beresonansi, sehingga saat credit title muncul, hal pertama yang ingin dilakukan penonton adalah menelepon ayah mereka," pungkasnya.