XLSmart, perusahaan telekomunikasi hasil merger, berhasil mengelola 2.231 kilogram sampah tanpa berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dalam acara XLSmart DAY di ICE BSD Tangerang pada Sabtu, 25 April 2026.

Acara yang dihadiri lebih dari 15.000 pengunjung ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan.

>>> Sinopsis Premium Rush, Bioskop Trans TV 18 Mei 2026

Kolaborasi Pengelolaan Sampah

XLSmart bekerja sama dengan Waste4Change untuk memilah sampah organik, anorganik, dan plastik langsung dari sumbernya.

Dari total sampah terkumpul, 51 persen didaur ulang menjadi material baru, 1 persen menjadi kompos serta pakan ternak, dan 48 persen dijadikan Refuse-Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif.

Sistem pengelolaan limbah padat ini berhasil menghindari emisi gas rumah kaca sekitar 4.100 kilogram karbon dioksida ekuivalen (CO₂e).

Selain itu, kolaborasi dengan Remind melalui program E-Waste Drop Box mengumpulkan 31 kilogram sampah elektronik, terdiri dari 22 jenis perangkat seperti kabel, pengisi daya, dan ponsel bekas.

Aktivitas ini diperkirakan mengurangi potensi emisi lingkungan sebesar 77,43 kilogram CO₂e.

Edukasi Jejak Karbon

XLSmart juga menggandeng Jejakin untuk menyediakan fasilitas carbon calculator guna mengukur estimasi emisi dari mobilitas dan konsumsi energi pengunjung.

Sebanyak 189 pengunjung memanfaatkan fasilitas tersebut, dengan 54,5 persen di antaranya melanjutkan ke tahap aksi offset karbon melalui kontribusi penanaman pohon.

>>> Kisah Elon Musk dan Sam Altman: Kawan yang Menjadi Lawan

Total emisi dari aktivitas pengunjung mencapai 2,4 ton CO₂e, yang diestimasikan setara dengan kebutuhan penanaman sekitar 249 pohon mangrove untuk menyerap karbon tersebut.

Komitmen Keberlanjutan

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, menyatakan bahwa XLSmart DAY menjadi langkah penting dalam memperkuat standar event berkelanjutan perusahaan.