Penipuan dalam transaksi mobil bekas di platform digital dan media sosial semakin marak.

Pelaku memanfaatkan penawaran harga murah di bawah standar pasar untuk menjebak calon pembeli yang kurang waspada.

>>> Jasa Marga Mulai Rekonstruksi Tol Jakarta-Cikampek 18 Mei 2026

Metode harga sangat rendah ini menjadi strategi utama pelaku kejahatan. Sasaran mereka terutama pada transaksi langsung antarperseorangan.

Pemilik Otospector, Jeffrey, mengungkapkan taktik ini sengaja diterapkan oknum tidak bertanggung jawab. Tujuannya agar konsumen tergiur tanpa sempat memeriksa kondisi unit secara mendalam.

"Biasanya pelaku sengaja memasang harga di bawah pasar supaya calon pembeli cepat tertarik dan tidak sempat melakukan pengecekan lebih dalam terhadap kendaraan," kata Jeffrey kepada Kompas.

com, Senin (11/5/2026).

Pelaku juga menciptakan tekanan psikologis dengan urgensi palsu. Mereka beralih ada peminat lain atau kebutuhan ekonomi mendesak.

Hal ini kerap memicu konsumen mentransfer uang tanda jadi tanpa melihat fisik kendaraan. Pemeriksaan keabsahan surat-surat pun sering terlewatkan.

Selain indikasi penipuan uang, harga tidak masuk akal juga digunakan untuk menutupi masalah fatal pada armada.

>>> HMSI Serahkan Hino Bus 115 SDBL Spesial ke PO Sima Perkasya

Masalah itu meliputi status kredit macet, bekas kecelakaan hebat, rendaman banjir, hingga pemalsuan dokumen keuangan.

Pengecekan standar harga pasar untuk tipe kendaraan yang sama sangat krusial. Masyarakat harus melakukannya sebelum memutuskan transaksi.

"Kalau selisih harganya terlalu jauh dibanding pasaran, pembeli harus ekstra hati-hati. Jangan langsung tergoda hanya karena murah," ujar Jeffrey.

Langkah preventif yang disarankan bagi konsumen meliputi perbandingan harga pasaran secara komparatif. Verifikasi identitas penjual secara detail juga penting.

Pemeriksaan fisik mobil dan validasi legalitas seluruh dokumen kendaraan wajib dilakukan. Dengan begitu, risiko penipuan dapat diminimalkan.

Pengecekan standar harga pasar untuk tipe kendaraan yang sama sangat krusial dilakukan oleh masyarakat sebelum memutuskan untuk melakukan proses transaksi.

>>> Suzuki Pertimbangkan Boyong Skutik Maxi Burgman 150 ke Indonesia

"Kalau selisih harganya terlalu jauh dibanding pasaran, pembeli harus ekstra hati-hati. Jangan langsung tergoda hanya karena murah," ujarnya.