“Kami percaya perayaan perusahaan dapat berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan melalui langkah nyata, mulai dari pengelolaan sampah, edukasi lingkungan, hingga pengukuran dampak secara lebih terukur,” ujarnya.

Pihak manajemen menambahkan bahwa tantangan acara besar meliputi konsumsi energi, material, mobilitas, hingga limbah, sehingga diperlukan pendekatan kolaboratif yang sistematis.

Seluruh hasil monitoring komprehensif dari acara ini akan dijadikan dasar penyusunan tata kelola acara berkelanjutan perusahaan di masa depan.

XLSmart juga menggandeng Jejakin untuk menyediakan fasilitas carbon calculator guna mengukur estimasi emisi dari mobilitas dan konsumsi energi para pengunjung.

Tercatat sebanyak 189 pengunjung memanfaatkan fasilitas tersebut, dengan 54,5 persen di antaranya melanjutkan ke tahap aksi offset karbon melalui kontribusi penanaman pohon.

>>> Komdigi Perkuat Patroli Siber untuk Awasi Deepfake AI dan Hoaks

Total emisi dari aktivitas pengunjung mencapai 2,4 ton CO₂e, yang diestimasikan setara dengan kebutuhan penanaman sekitar 249 pohon mangrove untuk menyerap karbon tersebut.