Pemerintah Kabupaten Tangerang segera mengagendakan pertemuan dengan jajaran pengusaha di wilayahnya. Langkah ini untuk mengantisipasi potensi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

Langkah tersebut diambil merespons situasi mata uang rupiah yang terus merosot terhadap dolar Amerika Serikat. Stabilitas sektor industri di tengah penurunan nilai tukar rupiah menjadi fokus pembahasan utama.

>>> Lionsgate Mundurkan Jadwal Rilis Sekuel The Passion of the Christ

Penguatan UMKM dan Pengendalian Inflasi

Selain pertemuan dengan pengusaha, pemerintah daerah setempat tengah menggalakkan penguatan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Hal ini untuk memitigasi penurunan perekonomian masyarakat.

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menyatakan upaya-upaya tersebut terus dijalankan.

"Agar daya beli masyarakat tetap terjaga, masyarakat yang belum bekerja bisa mendapatkan pekerjaan, dan kebutuhan harian mereka dapat terpenuhi," tuturnya pada Jumat (22/5/2026).

Pemerintah daerah juga terus berupaya mengendalikan inflasi. Caranya dengan menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

>>> Penyebab DANA Cicil Tidak Aktif dan Cara Mengembalikannya

Pelemahan Rupiah Tembus Rp17.701

Berdasarkan data Bloomberg pada Jumat (22/5/2026) pukul 09.15 WIB, nilai tukar rupiah di pasar spot exchange merosot 34 poin atau 0,19 persen.

Rupiah berada di posisi Rp17.701 per dolar AS.

Ketegangan global akibat konflik di Timur Tengah serta lonjakan permintaan valuta asing di dalam negeri ditengarai menjadi pemicu utama.

>>> Cara Mengatasi Kartu BPJS Ketenagakerjaan yang Rusak dengan Kartu Digital

Pelemahan mata uang domestik ini menjadi perhatian serius Pemkab Tangerang.