Pasar kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang di tengah transisi teknologi otomotif global. Menyikapi tren ini, produsen premium asal Swedia, Volvo, tetap berkomitmen pada jalur elektrifikasi.

Hingga saat ini, varian kendaraan hibrida masih menjadi andalan utama sebagai jembatan transisi bagi konsumen di Indonesia.

>>> Astra Daihatsu Motor Tahan Harga Mobil di Tengah Pelemahan Rupiah

Model SUV mewah yang dihadirkan terbukti tetap menjadi daya tarik utama di pasar domestik.

Strategi Multi-Jalur Volvo

Corporate Planning Assistant Manager Volvo Car Indonesia, Ilham Suryo Aldianto, menjelaskan bahwa pihaknya masih aktif memasarkan unit hybrid melalui model XC90 dan XC60.

Kedua produk ini memadukan kenyamanan premium dengan efisiensi bahan bakar tinggi.

Langkah strategis ini mempertimbangkan kesiapan infrastruktur pengisian daya serta adaptasi kebiasaan pengguna di Indonesia.

Kendaraan hybrid dinilai sebagai opsi paling realistis saat ini tanpa mengesampingkan visi jangka panjang terhadap kendaraan listrik murni.

"Kita akan tetap bawa hybrid atau ke depannya memang juga ada line-up kita yang memiliki hybrid lain lagi, seperti extended range.

>>> Aleix Espargaro Sebut Motor Baru MotoGP 850cc Lebih Menyenangkan

Kita juga masih berharap itu akan hadir juga dari global," ujar Ilham.

Melalui strategi multi-jalur, Volvo tidak serta-merta meninggalkan teknologi mesin pembakaran internal yang berpadu dengan motor listrik.

Ragam pilihan disajikan agar konsumen dapat menentukan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas harian.

"Namun, sejauh ini, memang untuk progress kita di Indonesia, kita memang ada elektrifikasi-nya, yaitu mild hybrid, atau plug-in hybrid, atau EV," kata Ilham.

Meski demikian, arah pengembangan produk di tingkat global sudah berkiblat pada era baterai murni atau EV.

Beberapa model EV terbaru telah diperkenalkan di kancah internasional dan tinggal menunggu momentum tepat untuk dibawa ke pasar lokal.

>>> VinFast Operasikan Pabrik Subang, VF MPV 7 Jadi Produk Perdana

"Namun, kalau bisa-bisa dilihat di global, currently line-up-nya memang heavy-nya lagi di EV. Namun, ada satu produk yang seperti EX60 memang belum hadir di Indonesia," ujarnya.