Volvo mengonfirmasi bahwa pengganti EX30 sedang dalam pengembangan. Mobil listrik anyar ini akan tiba di Amerika Utara pada tahun depan.

Presiden Volvo Cars America, Luis Rezende, mengumumkan kabar tersebut saat peluncuran EX60 yang lebih besar di Amerika Serikat.

>>> Dua Lamborghini Hancur dalam Kecelakaan di Persimpangan yang Sama

Ia mengatakan model baru ini akan dibanderol dengan harga yang sangat mirip dengan EX30.

EX30 awalnya dipatok mulai $34.950 sebelum tarif impor memaksa Volvo menambah sekitar $10.000 pada label harganya.

Rezende tidak menjelaskan apakah harga baru mengacu pada angka sebelum atau sesudah tarif.

"Sangat mirip, menurut saya," ujar Rezende saat ditanya perbandingan harga dengan EX30.

Ia juga menjanjikan mobil ini akan memberikan banyak hal baik dalam ruang yang lebih besar, namun tetap menyenangkan untuk dikendarai.

Rezende tidak menyebutkan nama model tersebut.

>>> Stellantis dan JLR Jajaki Kerja Sama Kembangkan Mobil di AS

Namun, laporan dari The Verge menunjukkan bahwa kendaraan ini kemungkinan adalah generasi berikutnya dari EX40 yang sedang dikembangkan dan akan menggunakan platform SPA3 yang sama dengan EX60.

Janji ruang yang lebih besar juga sejalan dengan informasi tentang EX40 baru yang akan lebih besar dari model sebelumnya.

EX40 saat ini dibanderol mulai sekitar $56.000, hanya sedikit di bawah EX60 yang baru ($58.400).

Volvo harus memangkas biaya secara signifikan jika ingin EX40 masa depan dibanderol setara EX30.

Alternatifnya, Volvo bisa membuat model dasar yang disederhanakan seperti Tesla Model 3 dan Model Y versi dasar, atau meluncurkan model baru yang belum diketahui.

Rezende memastikan model baru ini akan diluncurkan di AS tahun depan. Pengembangannya kemungkinan sudah berlangsung cukup lama.

>>> Volkswagen Scirocco GT II 1992 dengan Kilometer Rendah Dilelang

Volvo tidak ingin membiarkan slot mobil listrik murah kosong terlalu lama.