Setelah sukses di China, Xiaomi ekspansi ke berbagai negara termasuk Indonesia dan Eropa.

Portofolio produk pun kian beragam, dari tablet, laptop, perangkat wearable, peralatan rumah tangga hingga mobil pintar.

Teknologi yang menyertai smartphone Xiaomi terus meningkat, termasuk kolaborasi dengan produsen kamera Leica.

Pada 2025, laporan firma riset Counterpoint menunjukkan Xiaomi menempati peringkat ketiga dari lima besar merek HP dunia, di belakang Apple dan Samsung.

Kesuksesan itu mengantarkan Lei Jun ke daftar orang terkaya di China.

Total harta pria lulusan Ilmu Komputer Universitas Wuhan pada 2026 mencapai 35 miliar dollar AS (sekitar Rp 618 triliun).

>>> AMD Luncurkan Prosesor Ryzen AI 400 Series dan Ryzen AI Max Plus 392

Di luar fokusnya ke Xiaomi, Lei Jun juga telah berinvestasi ke lebih dari 70 startup untuk mendukung inovasi kecerdasan buatan (AI), robotika, hingga teknologi finansial.