Aktivitas sesar naik belakang busur Flores memicu gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,2 di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat.

Gempa terjadi pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 17.28 WIB.

>>> Sesar Busur Flores Picu Gempa Magnitudo 4,9 di Bima NTB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan pusat gempa dangkal tersebut berada di laut.

Berdasarkan hasil pemodelan resmi BMKG, gempa yang terjadi di kedalaman 12 kilometer itu dipastikan tidak berpotensi memicu tsunami.

Guncangan nyata dirasakan warga di Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima dengan skala intensitas III MMI.

Dampak getaran menyebabkan benda ringan yang digantung bergoyang serta jendela kaca bergetar.

>>> Kapan Drakor Sold Out on You Episode 11-12 Tayang? Berikut Jadwal serta Link dan Spoiler bukan LK21 tapi di KST: Matthew Lee Terlihat Kehilangan Konsentrasi hingga Mengalami Cidera

BMKG membagikan laporan terkini melalui platform komunikasi digital mereka.

"Pusat gempa berada di laut 65 km timur laut Kota Bima dan gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat," tulis BMKG melalui website resminya.

Sistem pemantauan BMKG mencatat baru ada satu kali aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock hingga pukul 17.50 WIB.

>>> YA ALLAH! Merangkai Kisah Indah Kalah dengan Terikat Janji, Inilah Acara TV dengan Program Sinetron Terbaik Hari ini 21 Mei 2026

Data BMKG juga menunjukkan bahwa Indonesia telah mengalami 15 kali aktivitas gempa signifikan yang dirasakan masyarakat dalam sepekan terakhir.