Xiaomi dikabarkan tengah mengembangkan ponsel konsep baru yang menempatkan kecerdasan buatan sebagai pusat kendali sistem kamera.

Perangkat tersebut masih berada pada tahap konsep dan belum ditujukan sebagai produk komersial dalam waktu dekat.

>>> Nokia G22: Perbaiki Layar Pecah Sendiri dengan Fitur QuickFix

Rancangan ini memperlihatkan arah pengembangan Xiaomi untuk generasi smartphone masa depan. Fokus utamanya terletak pada integrasi AI tingkat sistem yang bekerja langsung dengan perangkat keras kamera.

Spesifikasi Kamera dan Desain

Pada sektor kamera, perangkat konsep ini hanya menggunakan satu sensor utama 200MP berukuran 1/1,12 inci.

Ukuran sensor tersebut tergolong besar untuk standar smartphone dan berpotensi meningkatkan kemampuan penangkapan cahaya, terutama dalam kondisi minim pencahayaan.

Berdasarkan bocoran yang beredar, Xiaomi menyiapkan desain unibody tanpa sambungan terlihat dengan layar LIPO berukuran 6,5 inci.

Teknologi low-injection pressure overmolding memungkinkan bezel dibuat sangat tipis dan simetris di seluruh sisi layar dengan ketebalan sekitar 0,5 mm.

Fokus utama perangkat ini berada pada AI agent tingkat sistem yang dapat bekerja secara otomatis menggunakan kamera depan dan kamera utama.

AI tersebut mampu memantau lingkungan sekitar secara terus-menerus dan mengenali objek atau situasi tertentu.

Sistem kemudian menyesuaikan proses pengambilan gambar secara real-time tanpa perlu interaksi pengguna.

Teknologi ini memperlihatkan pergeseran pendekatan industri smartphone dari sekadar computational photography menuju AI-driven imaging system yang lebih proaktif.

Arah pengembangan tersebut sejalan dengan strategi Xiaomi yang semakin agresif memperkuat kemampuan AI di lini perangkat premium mereka.

Sebelumnya, Xiaomi telah memperkenalkan konsep Modular Optical System di MWC 2025, yakni sistem kamera modular dengan lensa eksternal magnetik.