AMD secara resmi memperkenalkan lini prosesor terbaru mereka, yaitu AMD Ryzen AI 400 Series dan Ryzen AI Max+ 392.

Komponen baru ini dirancang untuk memperkuat ekosistem PC Copilot+ serta notebook ultra-tipis premium.

>>> Canva Luncurkan Fitur Offline di Indonesia untuk Dukung Kerja Fleksibel

Langkah tersebut menjadi respons AMD terhadap kebutuhan pengguna akan perangkat yang kencang untuk multitasking sekaligus cerdas dalam mengolah beban kerja AI secara lokal.

Melalui arsitektur terbaru, prosesor ini menjanjikan efisiensi kerja yang lebih tinggi.

Arsitektur dan Performa AI

AMD Ryzen AI 400 Series dibangun di atas arsitektur "Zen 5" yang modern. Perangkat ini didukung oleh NPU berbasis arsitektur AMD XDNA 2 generasi kedua.

Kombinasi tersebut menghasilkan performa AI yang impresif karena mencapai hingga 60 NPU TOPS (Trillion Operations Per Second). Angka ini melampaui standar minimum yang ditetapkan untuk PC Copilot+.

Armawati Cen, Consumer Business Development Manager AMD Indonesia, menyatakan bahwa seri ini merupakan evolusi pada prosesor mobile AI yang menawarkan performa responsif dan imersif.

"AMD Ryzen AI 400 Series memberikan pengalaman performa komputasi mobile yang lebih baik kepada pengguna di segala segmen, mulai dari enthusiast, mainstream, hingga gamer, dengan tetap mengedepankan efisiensi daya yang handal," ujarnya.

Fitur Utama Ryzen AI 400 Series

Lini prosesor ini membawa sejumlah fitur utama untuk menunjang performa ekosistem digital. Pengguna akan mendapatkan dukungan NPU hingga 60 TOPS untuk akselerasi AI maksimal.

Selain itu, arsitektur CPU "Zen 5" hadir dengan dukungan hingga 12 core berkinerja tinggi.

Sektor visual diperkuat grafis terintegrasi AMD Radeon 800M Series beserta dukungan penuh untuk fitur Windows Copilot+.