Pemerintah Matangkan Skema Insentif Besar Mobil Listrik Berbasis Nikel
"Apapun kebijakan itu untuk customer, kita dukung.
Dan kami sebagai Toyota Astra Motor, kita juga melihat bahwa bukan hanya kebijakan itu yang bisa digunakan untuk pemenuhan kebutuhan customer, tapi juga ada kebijakan-kebijakan lain.
>>> Toyota Sambut Positif Rencana Insentif Lebih Besar untuk Mobil Listrik Baterai Nikel
Yang pastinya juga Toyota juga merasakan," ujar dia.
Langkah penguatan sektor hilir ini juga dipandang strategis bagi keberlanjutan roda industri otomotif jangka panjang.
"Jadi kalau untuk itu, apalagi kalau misalkan kebijakan yang terbaru adalah untuk meningkatkan hilirisasi. Itu sangat baik.
Kita sebagai Toyota Astra Motor pasti akan mendukung semua kebijakan pemerintah," kata Bansar.
Senada dengan Toyota, Chief Operating Officer HMID Fransiscus Soerjopranoto turut menyambut positif rencana regulasi tersebut. Namun, ia tetap menitikberatkan perhatian pada arah preferensi pasar domestik.
"Hyundai selalu menyambut kebijakan pemerintah. Tapi kita juga harus melihat permintaan customer.
Masyarakat Indonesia maunya apa, kalau maunya EV ya EV, kalau maunya hybrid ya hybrid," ujar pria yang akrab disapa Soerjo di Senayan Jakarta Pusat pada Rabu (13/5/2026).
Soerjo tidak menampik bahwa pendirian pabrik baterai Hyundai di Karawang, Jawa Barat, memang sangat berkaitan erat dengan arah kebijakan pemanfaatan komoditas nikel lokal ini.
"Because banyak orang yang mengaitkan antara baterai nikel itu dengan Hyundai.
Ya memang kita berkeinginan pada saat kita membangun pabrik baterai yang ada di Karawang, kita ingin memaksimalkan penggunaan nikel," ujar Soerjo.
Optimalisasi sumber daya alam berlimpah ini diyakini mampu mendongkrak performa pertumbuhan ekonomi Indonesia secara signifikan. Indonesia merupakan produsen nikel terbesar global.
"Nikel itu kan salah satu sumber daya alam kita, nomor satu di dunia. Jadi kalau kita bisa utilisasi itu, tentunya akan berkontribusi terhadap Indonesia," kata dia.
Dukungan Industri Otomotif
Bansar menegaskan bahwa Toyota sebagai produsen dan distributor mendukung kebijakan yang berorientasi pada pengurangan konsumsi energi fosil.
>>> BYD Indonesia Mulai Kirim M6 DM ke Konsumen Juni 2026
Ia juga menyebut bahwa segala regulasi pemerintah ditujukan untuk memberikan keuntungan dan kemudahan bagi pengguna kendaraan elektrifikasi.
Update Terbaru
Huawei Resmi Luncurkan Monitor Profesional Qingyun M273U dengan Layar 4K 160Hz
Selasa / 19-05-2026, 19:34 WIB
Polres Sukoharjo Mitigasi Gangguan Layanan SKCK Online SPKT
Selasa / 19-05-2026, 19:26 WIB
Omoda Jaecoo Cetak Rekor Penjualan 1 Juta Unit Mobil dalam Tiga Tahun
Selasa / 19-05-2026, 19:24 WIB
Mantan Hacker Hapus 96 Database Pemerintah AS Setelah Dipecat Perusahaan
Selasa / 19-05-2026, 19:19 WIB
PO Sinar Jaya Resmi Buka Rute Baru Kalideres-Sukabumi
Selasa / 19-05-2026, 19:14 WIB
Dugaan Pelecehan Dosen UIN Solo Disorot, Korban Pertanyakan Sikap Kampus
Selasa / 19-05-2026, 19:12 WIB
8 Penyebab Utama Konsumsi BBM Mobil Boros, Wajib Dihindari
Selasa / 19-05-2026, 19:09 WIB
Platform X Pangkas Batas Unggahan Harian Akun Gratis Secara Ekstrem
Selasa / 19-05-2026, 19:04 WIB
Sopir Mobil Dianiaya di Cibubur Akibat Keributan Klakson
Selasa / 19-05-2026, 18:59 WIB
Juri California Tolak Gugatan Elon Musk terhadap OpenAI
Selasa / 19-05-2026, 18:54 WIB
Honda Patenkan Kopling Elektronik untuk Motor Listrik CR Electric Proto
Selasa / 19-05-2026, 18:49 WIB
Komponen Penting yang Wajib Diperiksa Saat Membeli Honda Brio Bekas
Selasa / 19-05-2026, 18:44 WIB
DPRD Kota Banjar Soroti Pelanggaran Hak Buruh di PT Alba
Selasa / 19-05-2026, 18:36 WIB
Kemkomdigi Kaji Aturan Wajib Nomor Ponsel untuk Akun Media Sosial
Selasa / 19-05-2026, 18:34 WIB






