Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memastikan bahwa pemerintah tidak meluncurkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk pelaku UMKM.

Pernyataan ini merespons maraknya tautan pendaftaran palsu yang beredar di media sosial pada Senin (18/5/2026).

>>> Kemensos Salurkan Bansos Tahap Dua Mulai Mei 2026

Sejak Februari hingga Mei 2026, tiga informasi hoaks terpisah di Facebook menjanjikan bantuan uang tunai mulai Rp5 juta hingga Rp50 juta.

Unggahan tersebut mengarahkan masyarakat untuk mengisi formulir digital berisi data pribadi.

Pihak kementerian mengonfirmasi bahwa seluruh pesan berantai yang memuat tautan pengisian nama sesuai KTP, nomor telepon, dan nomor Telegram aktif merupakan indikasi penipuan.

“Unggahan tersebut tidak benar dan terindikasi penipuan,” tulis Kementerian UMKM yang dikutip Liputan6. com pada Senin (18/5/2026).

>>> Kemensos Sediakan Layanan Cek Desil Bansos Online Lewat HP

Melalui pengumuman resmi di akun Instagram @kementerianumkm, instansi tersebut menjelaskan bahwa pelaku penipuan kerap memanfaatkan modus janji hibah atau program fiktif untuk mengumpulkan identitas masyarakat.

“Harap hati-hati dan bijak dalam menggunakan data pribadi. Informasi resmi hanya melalui kanal media sosial Kementerian UMKM dan website resmi umkm.

go. id,” demikian pernyataan Kementerian UMKM.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada tawaran bantuan yang tidak jelas sumbernya.

>>> Disdukcapil Padang Siagakan 1.750 Agen untuk Kawal Digital Bansos

Seluruh informasi resmi mengenai program pemerintah hanya dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian UMKM.