PT BYD Motor Indonesia resmi meluncurkan kendaraan terbaru mereka, BYD M6 DM, di Spike Airdome PIK2, Tangerang, pada Senin (18/5/2026).

Mobil ini merupakan MPV 7-seater berteknologi plug-in hybrid (PHEV) yang menandai perluasan portofolio BYD di pasar otomotif Indonesia.

>>> Penjualan Mobil Indonesia Tumbuh Dua Digit Hingga April 2026

Sebelumnya, pabrikan asal China itu konsisten merilis kendaraan listrik berbasis baterai murni.

Teknologi Dual Mode BYD

President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menjelaskan bahwa kendaraan listrik murni adalah arah jangka panjang menuju elektrifikasi penuh.

Sementara itu, teknologi DM hadir sebagai solusi transisi yang mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat saat ini.

BYD memperkenalkan filosofi BYD DM GASS untuk pasar Indonesia. GASS merupakan akronim dari Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit.

Sistem ini mengombinasikan keunggulan EV dan sistem hybrid yang pertama kali diinisiasi BYD melalui model F3 DM pada tahun 2008.

Teknologi ini memprioritaskan penggerak listrik sebagai sumber tenaga utama. Mesin bensin berfungsi menyokong pasokan energi listrik untuk meningkatkan efisiensi.

Pengguna dapat memakai mode EV sepenuhnya untuk mobilitas perkotaan jarak pendek. Untuk perjalanan jauh, kombinasi mesin bensin dan listrik dapat menekan konsumsi bahan bakar.

Teknologi generasi terbaru yang disematkan adalah DM 5.0. Sistem ini diproduksi dalam tiga varian: DM-i untuk efisiensi, DM-p untuk performa, dan DMO untuk medan off-road.

>>> XPeng Mulai Produksi Massal Robotaxi Pertama di Guangzhou

Spesifikasi BYD M6 DM

BYD M6 DM dibekali mesin 1.5L efisien dengan tenaga puncak 72 kW dan torsi 125 Nm.

Mesin ini dipadukan dengan motor EHS 5.0 berkecepatan 15.000 rpm.