Pasar otomotif roda empat Indonesia mencatat pertumbuhan positif pada periode Januari hingga April 2026.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan peningkatan distribusi pabrik ke diler maupun penjualan langsung ke konsumen.

>>> XPeng Mulai Produksi Massal Robotaxi Pertama di Guangzhou

Distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) mencapai 289.787 unit selama empat bulan pertama tahun ini.

Angka itu naik 12,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 257.647 unit.

Kenaikan Penjualan Ritel dan Bulanan

Penjualan langsung ke konsumen (retail sales) juga meningkat.

Tercatat 287.581 unit pada Januari hingga April 2026, tumbuh 6,9 persen dari 268.940 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara bulanan, performa pasar otomotif pada April 2026 ikut terkerek. Wholesales melonjak 31,8 persen dibanding Maret 2026 yang berada di angka 61.268 unit.

>>> Kenaikan Harga BBM Diesel Nonsubsidi Mulai Ganggu Pasar Mobil Bekas

Retail sales pada April 2026 juga tumbuh 13,7 persen dari 66.595 unit pada Maret 2026. Kenaikan ini menjadi sinyal positif bagi industri otomotif nasional.

Sebelumnya, industri sempat menghadapi tekanan akibat perlambatan ekonomi global dan perubahan tren konsumen. Ketahanan pasar domestik mendapat apresiasi dari pemerintah.

“Kondisi pasar otomotif roda 4 Indonesia menunjukkan ketahanan di tengah kondisi global saat ini,” ujar Setia Diarta, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin pada Senin (18/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan di Jakarta untuk menilai capaian pasar otomotif nasional. Pasar dinilai masih cukup kuat di tengah tantangan global.

Kenaikan penjualan pada bulan April tersebut menjadi sinyal positif bagi industri otomotif nasional yang sebelumnya sempat menghadapi tekanan akibat perlambatan ekonomi global dan perubahan tren konsumen.

>>> Blogger Tiongkok Bongkar Paksa Blade Battery Generasi Kedua BYD

Ketahanan pasar domestik ini turut mendapatkan apresiasi dari pihak pemerintah.