BYD resmi meluncurkan varian Plug-in Hybrid (PHEV) terbaru, BYD M6 DM, di pasar Indonesia. Model ini menyasar konsumen MPV keluarga yang mengutamakan efisiensi harian tanpa khawatir jarak tempuh.

Langkah ini menandai perluasan lini produk BYD setelah sebelumnya fokus pada kendaraan listrik murni (BEV) di dalam negeri.

>>> BYD Luncurkan Varian Atto 1 STD Seharga Rp199 Juta di Indonesia

Dimensi dan Desain Eksterior

BYD M6 DM merupakan crossover medium MPV dengan panjang 4.710 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.690 mm, dan jarak sumbu roda 2.785 mm.

Kabinnya mampu menampung tujuh penumpang.

Secara visual, versi hybrid ini dibedakan dari versi listrik murni melalui grille trapesium di bagian depan dan tambahan over fender plastik hitam di samping bodi.

Interior dilengkapi layar sentuh berputar elektrik 10,25 inci sebagai pusat kendali hiburan. Panoramic sunroof turut disematkan untuk memberikan kesan lapang di dalam kabin.

Teknologi Hybrid Generasi 5.0

Sistem penggerak M6 DM mengadopsi arsitektur Dual Mode (DM) generasi 5.0.

Teknologi ini menggabungkan mesin bensin 1.5 liter naturally aspirated siklus Atkinson dengan motor elektrik performa tinggi.

Mesin konvensional memiliki rasio kompresi 16:1, menghasilkan tenaga 75 kW (100 hp) dan torsi puncak 125 Nm.

Dalam operasi normal, motor listrik menjadi penggerak dominan sebesar 80 persen, sementara mesin bensin lebih sering berfungsi sebagai generator pengisi daya baterai.

>>> Indonesia Harus Adopsi Standar Helm Anak Global untuk Selamatkan Generasi Penerus

BYD membekali kendaraan ini dengan Blade Battery Lithium Iron Phosphate (LFP). Baterai tersebut diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 100 km dalam mode elektrik murni berdasarkan standar WLTP.