Indonesia Harus Adopsi Standar Helm Anak Global untuk Selamatkan Generasi Penerus
Indonesia menghadapi krisis keselamatan jalan yang serius. Anak-anak dan remaja kerap menjadi korban kecelakaan lalu lintas.
Jangan sampai generasi penerus menjadi korban. Indonesia harus mengadopsi standar helm anak global.
>>> Muatan Berlebih Picu Rem Blong pada Kendaraan Turunan
Di Indonesia, anak-anak banyak yang menjadi penumpang sepeda motor. Sayangnya, sepeda motor menjadi moda transportasi paling banyak menyumbang kecelakaan.
Berdasarkan data terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 1,19 juta orang meninggal dunia setiap tahun akibat kecelakaan lalu lintas.
Kecelakaan menjadi penyebab utama kematian bagi anak-anak dan remaja berusia 5-29 tahun.
Di kawasan Asia Tenggara, pengendara sepeda motor menyumbang hingga 48% dari total kematian lalu lintas.
Cedera kepala menjadi penyebab utama yang menyumbang hingga 88% kematian di negara berpendapatan rendah dan menengah (LMIC).
Desakan Adopsi Standar Helm Anak Global
Ikatan Motor Indonesia (IMI) melalui Komisi SADAR (Sadar Aturan dan Keselamatan Berlalu Lintas) IMI Mobilitas bekerja sama dengan AIP Foundation mendesak pemerintah dan pemangku kepentingan nasional.
Mereka mendorong adopsi Global Child Helmet Standard (GCHS1:2025) ke dalam regulasi teknis dan industri manufaktur helm nasional.
Langkah strategis ini diambil untuk mengatasi kekosongan standar perlindungan kepala yang spesifik dan memadai bagi anak-anak di Indonesia.
Praktik membonceng anak menggunakan sepeda motor telah menjadi realitas sehari-hari di seluruh pelosok nusantara.
Sepeda motor kerap berfungsi sebagai "mobil keluarga".
Namun, hingga saat ini, standar helm nasional (SNI) maupun internasional (seperti ECE dan DOT) yang beredar di pasar seluruhnya dikembangkan berdasarkan parameter biomekanik orang dewasa, bukan anak-anak.
Hal ini menimbulkan risiko besar karena anatomi kepala anak-anak jauh lebih rentan terhadap benturan fatal.
Update Terbaru
Hyundai Siapkan EV 7-Seater Produksi Lokal, Stargazer Jadi Kandidat
Jumat / 03-07-2026, 17:11 WIB
Tampil Makin Ikonik, Honda Monkey Dapat Warna dan Motif Jok Baru
Jumat / 03-07-2026, 17:11 WIB
5 Drama Korea Rating Tertinggi Sepanjang Juni 2026
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Trailer The Ninth Jedi Perkenalkan Mantan Jedi Misterius sebagai Antagonis
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Chelsea Kejar Granit Xhaka Usai Tawaran Awal Ditolak Sunderland
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Dua Pemain Luar Mariners Cedera, Rodriguez dan Robles Keluar
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Keturunan Thomas Jefferson dan Pembuat Anggur Virginia Kaji Ulang Warisan Sang Pendiri Bangsa
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Roki Sasaki Gagal Tampil Maksimal, Padang Padang Menang
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Dodgers Bangkit dari Defisit Enam Run, Kalahkan Padres 12-7
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Argentina Hadapi Cape Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Paralives Tantang Dominasi The Sims dengan Rilis Early Access yang Unik
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Purbaya: Anggaran MBG Tahun Depan Turun, Efisiensi Besar-besaran
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Argentina vs Cape Verde: Panggung Miami dan Dansa Senja Lionel Messi
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Indonesia-Tiongkok Percepat Proyek Twin Parks, Investasi Baru USD500 Juta
Jumat / 03-07-2026, 16:51 WIB






