Kynooe Luncurkan Lengan Robot AI Modular Pertama di Kickstarter
Kynooe resmi meluncurkan lengan robot AI modular pertama melalui platform Kickstarter. Perangkat ini dirancang untuk memudahkan berbagai aktivitas harian masyarakat umum.
Langkah ini menggeser fokus robotika dari kebutuhan insinyur menjadi perangkat ramah konsumen. Sistem kontrol tanpa coding membuatnya mudah digunakan tanpa keahlian teknis.
>>> Garmin Resmi Luncurkan Forerunner 70 dan Forerunner 170, Smartwatch Lari untuk Pemula hingga Mahir
Desain Fleksibel untuk Berbagai Kebutuhan
Berbeda dengan robot industri yang statis, perangkat ini mengusung arsitektur modular yang dapat dikustomisasi. Platform Kynooe mendukung berbagai alat tambahan dan aksesori yang bisa diganti dengan cepat.
Pengguna bahkan dapat memasang ekstensi hasil cetakan printer 3D untuk penggunaan spesifik. Fleksibilitas ini mendukung kreativitas tanpa batas.
Sesuai slogan "Satu lengan, aplikasi tanpa batas", alat ini mampu beradaptasi di banyak skenario. Perangkat bisa bertransformasi dari asisten kreatif menjadi alat perekam pintar dalam sekejap.
Integrasi AI Canggih dan Fitur Face Tracking
Kynooe menanamkan fitur interaksi berbasis AI yang responsif terhadap perintah. Pengguna bisa memberikan instruksi melalui bahasa alami seperti berbicara dengan asisten virtual.
Fitur on-device AI face tracking menjadi keunggulan utama bagi pembuat konten video. Lengan robot akan melacak pergerakan wajah secara otomatis selama pengambilan gambar.
Teknologi pelacakan ini menjamin hasil rekaman lebih halus tanpa operator kamera. Kynooe berkomitmen menjaga privasi pengguna sambil terus memperbarui fitur AI.
>>> Realme P4 Series Resmi Meluncur, Baterai 10.000mAh Jadi Andalan
Ekosistem Terbuka Berbasis Komunitas
Perusahaan tidak hanya menjual perangkat keras, tetapi juga membangun ekosistem robotika harian berbasis komunitas. Langkah ini diwujudkan dengan menyediakan SDK sumber terbuka di GitHub bagi pengembang.
Akses terbuka memungkinkan pengembangan hingga ke tingkat kontrol sendi robot paling mendasar. Selain itu, ada Kynooe Robot Hub sebagai wadah berbagi antar-pengguna.
Melalui platform tersebut, masyarakat bisa mengunduh, melatih, atau mempublikasikan perilaku robot unik. Proyek Kynooe sudah melewati validasi perangkat keras dan segera memasuki produksi massal.
Pengguna dapat mengendalikan pergerakan robot melalui aplikasi pendamping yang memiliki tampilan semudah mengoperasikan ponsel pintar. Pendekatan tanpa coding ini efektif menghilangkan hambatan teknis bagi para pemula.
Masyarakat kini tidak perlu lagi mempelajari bahasa pemrograman yang kompleks untuk menjalankan instruksi pada perangkat.
>>> Motorola Razr Fold dan Oppo Find N6 Bersaing Ketat di Pasar Ponsel Lipat Premium
Melalui antarmuka visual tersebut, setiap pengguna bisa menyesuaikan alur kerja robot sesuai kebutuhan masing-masing.
Update Terbaru
Xiaomi Siapkan HyperOS 3.3 Berbasis Android 17, Bukan HyperOS 4
Jumat / 03-07-2026, 12:16 WIB
Setahun Tanpa Alkohol, Hwang Jung Min Tampak Lebih Muda dan Segar
Jumat / 03-07-2026, 12:16 WIB
Digigit Kobra, Aksi Nekat Istri Selamatkan Suami Berujung Petaka
Jumat / 03-07-2026, 12:16 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini 3 Juli 2026 Naik, 1 Gram Tembus Rp 2,651 Juta
Jumat / 03-07-2026, 12:12 WIB
Tanggal Rilis Samsung Galaxy Z Flip8 dan Z Fold8 Bocor, Fix 22 Juli?
Jumat / 03-07-2026, 12:00 WIB
Daihatsu Ayla Tipe M Masih Jadi Mobil Baru Termurah di RI, Rp140,2 Juta
Jumat / 03-07-2026, 12:00 WIB
Lima Kontestan Love Island UK Tersingkir Setelah Casa Amor Recoupling
Jumat / 03-07-2026, 11:51 WIB
Naik Ojol Saat Liburan di Bali, Huening Bahiyyih Bikin Heboh Penggemar
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Aikatsu Stars! Dapatkan Film 10 Tahun pada Musim Semi 2027
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Jaket Langka Wilt Chamberlain Ditemukan di Goodwill, Dilelang hingga Rp3,9 Miliar
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Petkovic Hadapi Timnas Swiss yang Pernah Dilatihnya di Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Dinas Kesehatan Mississippi Buka Klinik Imunisasi untuk Siswa
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Peringatan Cuaca Ekstrem di Calgary Dicabut Setelah Badai Canada Day
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB






