Xiaomi tengah mempersiapkan pembaruan besar untuk sistem operasi terbarunya. Bocoran perdana HyperOS 4 Launcher muncul ke publik dan membawa perubahan visual signifikan.

Pembaruan ini menghadirkan bahasa desain baru bernama Liquid Glass. Tujuannya menciptakan tampilan antarmuka yang lebih premium dan modern.

>>> DJI Osmo Pocket 4 Siap Manjakan Kreator Konten Indonesia

Para pengembang menemukan build launcher versi RELEASE-7.00.11.5075-05181729-R. Temuan ini mengungkap perombakan besar pada area layar utama, seperti dilansir dari Gadget.

Modifikasi paling kentara berada pada menu tekan lama (long-press) di home screen. Menu tersebut kini mengadopsi gaya melayang (floating) dan tampak lebih bersih.

Komponen ikon dirancang dalam bentuk melingkar dengan pilihan warna yang lebih gelap. Xiaomi juga menyematkan efek blur transparan yang elegan.

Penataan menu seperti Wallpaper, Widgets, dan Home Screen Settings diberikan jarak proporsional. Hal ini demi memudahkan akses pengguna.

Peningkatan Animasi dan Pengalaman Pengguna

Aspek pengalaman pengguna turut ditingkatkan melalui pergerakan animasi sistem yang jauh lebih halus. Pengguna akan merasakan transisi yang lebih dinamis saat membuka atau menutup aplikasi.

Efek pantulan (bounce effect) baru juga ditambahkan ketika pengguna kembali ke layar utama. Gerakan organik ini dirancang selaras dengan filosofi Liquid Glass.

>>> Kynooe Luncurkan Lengan Robot AI Modular Pertama di Kickstarter

Langkah ini menempatkan HyperOS 4 Launcher bersaing ketat dengan sistem operasi flagship lain di pasar global.

Penerapan Bahasa Pemrograman Rust untuk Stabilitas

Sektor arsitektur aplikasi menjadi bagian yang paling menarik perhatian. Kehadiran kode berakhiran "-R" pada penamaan versinya memperkuat indikasi penggunaan bahasa pemrograman Rust dan Flutter.

Pemanfaatan Rust ini ditujukan untuk meningkatkan performa aplikasi secara menyeluruh sekaligus menjaga keamanan memori.

Apabila implementasi berjalan lancar, komponen launcher akan menjadi bagian sistem pertama yang mengadopsi arsitektur perangkat lunak baru tersebut.

Ketersediaan Sistem dan Performa Perangkat

Meskipun membawa banyak pembaruan, build sistem ini masih dalam tahap pengembangan awal. Saat ini, peluncur tersebut hanya dapat dioperasikan secara terbatas di atas sistem HyperOS 3.3.

Kendala teknis atau visual yang tidak sempurna berpotensi muncul akibat sistem lama yang belum mendukung sumber daya visual Liquid Glass secara penuh.

>>> Garmin Resmi Luncurkan Forerunner 70 dan Forerunner 170, Smartwatch Lari untuk Pemula hingga Mahir

Pihak pabrikan diperkirakan akan menyempurnakan seluruh fitur ini sebelum merilisnya secara resmi ke pasar global.