UU PFII Resmi Disahkan, Tantangan Besar Menanti untuk Saingi Dubai dan Singapura
Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) resmi disahkan DPR RI pada Selasa (21/7).
Namun, kehadiran pusat finansial ini dinilai masih menghadapi tantangan besar untuk menyaingi pusat keuangan global seperti Dubai dan Singapura.
>>> TNI: 3 Warga Sipil Diduga Dibunuh OPM di Yahukimo
Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menilai Indonesia perlu menawarkan insentif yang menarik agar investor mau menempatkan dananya di dalam negeri melalui PFII.
Menurut Huda, pemberian suku bunga yang menarik saja belum cukup. Investor juga mempertimbangkan faktor politik, kepercayaan, dan tata kelola fiskal.
"Indonesia ketika memberikan suku bunga menarik bagi investor taruh uang, tidak serta merta langsung efektif.
Ada faktor lainnya yang membuat investor tidak berkenan, seperti faktor politik, kepercayaan dan tata kelola fiskal," ujar Huda kepada CNNIndonesia.
com, Rabu (22/7).
Kesiapan Aturan dan Risiko Pencucian Uang
Huda menilai Indonesia belum sepenuhnya siap dari sisi aturan keuangan untuk menjalankan PFII, terutama terkait pengelolaan keuangan dan peruntukan modal.
Ia khawatir PFII hanya akan menjadi tempat dana mengendap di sektor keuangan tanpa berdampak signifikan pada sektor riil.
"Jangan-jangan hanya seperti tax amnesty, di mana dana di perbankan lokal tapi tidak ada intermediasi ke sektor riil.
Dana hanya bertambah dan mengendap di sektor keuangan saja. Hasilnya biaya modal semakin tinggi (ICOR meningkat)," ujar Huda.
Selain itu, Huda menilai PFII berpotensi menjadi mediator bagi penerbitan Patriot Bond. Kombinasi PFII dan Patriot Bond berpotensi menjadi tempat suaka duit karena insentif kekebalan hukum.
>>> Kondisi Satwa Kebun Binatang Surabaya Membaik Usai Kasus Korupsi Terbongkar
Update Terbaru
Aksi Heroik Warga Gagalkan Penusukan Tiga Wanita oleh Pria di Paris
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Stunting pada Anak Berdampak Serius pada Perkembangan Kognitif
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Klasemen Piala AFF 2026: Garuda Tempel Vietnam Usai Pesta Gol
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Mitchell Baker Ungkap Rasa Tak Percaya Usai Cetak Hattrick untuk Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB







