Jakarta - Sedang menjalani program diet? Mengurangi asupan gula tambahan bisa menjadi langkah efektif untuk menurunkan berat badan.

Namun, bukan berarti Anda harus menghilangkan semua makanan manis dari menu harian.

>>> Lexi Minetree Gantikan Reese Witherspoon sebagai Elle di Serial Prekuel Legally Blonde

Kuncinya adalah membatasi gula tambahan dan memilih makanan yang lebih alami. Dengan strategi yang tepat, Anda tetap bisa menikmati makanan favorit tanpa menggagalkan target diet.

Menurut rekomendasi ahli gizi, gula tambahan seperti gula pasir, madu, sirup, dan pemanis lainnya sebaiknya tidak melebihi 5% dari total energi harian.

Bagi usia 11 tahun ke atas, jumlah tersebut setara dengan sekitar 30 gram gula tambahan per hari.

Penting untuk mengenali berbagai nama gula pada label kemasan, seperti glucose, fructose, maltose, molasses, corn syrup, invert sugar, hydrolysed starch, fruit juice concentrate, dan honey.

Produk dikategorikan tinggi gula jika mengandung 22,5 gram atau lebih gula total per 100 gram, sedangkan rendah gula jika 5 gram atau kurang.

1. Pilih Menu Sarapan Rendah Gula

Banyak sereal sarapan mengandung gula tambahan tinggi.

Sebagai gantinya, pilih sereal gandum utuh tanpa gula, oatmeal, muesli tanpa gula, roti gandum utuh, atau plain yogurt dengan potongan buah segar.

Jika terbiasa menambahkan gula ke oatmeal, coba ganti dengan irisan pisang atau potongan aprikot kering untuk rasa manis alami.

2. Kurangi Gula Secara Bertahap

Mengurangi konsumsi gula tidak harus drastis. Jika biasa makan sereal manis, selingi dengan sereal tanpa gula atau campur keduanya.

Saat minum teh atau kopi, kurangi takaran gula sedikit demi sedikit hingga terbiasa.