Banyak orang datang ke klinik kecantikan dengan harapan pulang lebih percaya diri. Namun bagi Victoria Nelson, keputusan untuk menjalani perawatan wajah justru mengubah hidupnya selamanya.

Melansir New York Post, Victoria Nelson menjadi sorotan setelah membagikan kisah pahitnya usai menjalani facial di klinik milik esthetician ternama Hollywood, Sonya Dakar.

>>> Ramalan Zodiak 2 Juli: Aries Jaga Ucapan, Taurus Percaya Kemampuan

Bukannya mendapatkan kulit lebih sehat, Victoria mengaku wajahnya mengalami luka bakar parah hingga meninggalkan bekas permanen.

Insiden itu terjadi pada April 2021 saat Victoria menjalani chemical peel di klinik mewah Beverly Hills tersebut.

Dalam gugatan yang diajukan, Victoria menyebut ada zat yang diduga asam dioleskan ke wajahnya selama perawatan.

Akibatnya, ia mengalami luka serius di kedua pipi, bagian bawah alis, hingga dahi.

Bekas luka itu bukan hanya meninggalkan dampak fisik, tetapi juga trauma emosional yang mendalam. Victoria mengaku kerusakan pada wajahnya membuatnya sangat tidak percaya diri.

Gugatan Hukum dan Hasilnya

Merasa dirugikan, Victoria akhirnya membawa kasus ini ke jalur hukum.

Ia menuntut Sonya Dakar atas dugaan memberikan informasi yang tidak benar terkait lisensi profesional, prosedur perawatan, hingga biaya yang dibebankan.

Dalam gugatan sipilnya, Victoria meminta ganti rugi sekitar US$71 ribu atau sekitar Rp 1,2 miliar.

Tak hanya gugatan dari Victoria, Dewan Barbering dan Cosmetology California juga ikut turun tangan.

Mereka menemukan sejumlah pelanggaran administratif, termasuk tuduhan bahwa Sonya Dakar sempat menyerang seorang inspektur dewan saat proses investigasi berlangsung.

>>> 11 Tahun Diblokir, Situs Reddit Bisa Diakses Lagi di Indonesia

Kasus tersebut berakhir dengan kesepakatan yang membuat Sonya Dakar menyerahkan lisensi esthetician miliknya, termasuk izin operasional kliniknya di Beverly Hills.