CEO Fox Sports Eric Shanks secara tegas membela analis Alexi Lalas pada Rabu, 1 Juli 2026. Ia menyebut Lalas sebagai fondasi jangka panjang divisi sepak bola jaringan tersebut.

Pembelaan ini muncul di tengah kritik keras dari pemirsa selama liputan Piala Dunia pria FIFA yang sedang berlangsung.

>>> Chelsea dan Newcastle Bersaing Rekrut Striker AS Monaco Folarin Balogun

Lalas, mantan pemain tim nasional AS, menjadi sorotan tajam pada pekan-pekan awal turnamen musim panas ini.

Namun, manajemen Fox Sports mengabaikan kekhawatiran tersebut menjelang pertandingan babak gugur yang krusial melawan Bosnia dan Herzegovina. Shanks menegaskan bahwa komentator tersebut tetap menjadi pusat strategi penyiaran mereka.

"Lex telah menjadi batu penjuru liputan sepak bola kami selama yang saya ingat," ujar Shanks. Ia juga menambahkan, "Dialah penggerak utama, dan akan menjadi pilar selama bertahun-tahun mendatang."

>>> Erling Haaland Bawa Norwegia ke 16 Besar Piala Dunia

Pada hari pertandingan, Lalas kerap tampil bersama panel studio all-American yang terdiri dari Rob Stone, Carli Lloyd, dan Clint Dempsey.

Lingkungan siaran luar ruangan yang berpusat pada penggemar ini kontras dengan interaksinya yang lebih tegang di set studio utama bersama bintang internasional Thierry Henry dan Zlatan Ibrahimović.

Komitmen publik jaringan ini datang pada saat kritis bagi departemen program olahraganya. Kontrak siaran antara Fox Sports dan FIFA akan berakhir setelah turnamen tahun ini.

>>> Donald Trump Raup Lebih dari Rp35 Triliun Sepanjang 2024

Negosiasi hak siar untuk Piala Dunia 2030 dijadwalkan dimulai tahun depan.