Aturan Emas Makan Gula Tanpa Lonjakan Gula Darah
Gula telah menjadi bagian tak terpisahkan dari pola makan sehari-hari. Namun, konsumsi gula berlebih diketahui dapat meningkatkan berat badan, mengganggu metabolisme, dan memicu penyakit kronis.
Kabar baiknya, ada aturan emas yang memungkinkan Anda tetap menikmati makanan manis sambil menjaga kadar gula darah tetap stabil.
>>> Peringatan Ahli: Perubahan Cuaca Ekstrem dan Kekacauan Akibat Panas Tak Terduga
Lantas, bagaimana cara menyeimbangkan antara kenikmatan dan kesehatan?
Mengapa Makan Gula Sendirian Bermasalah
Tubuh tidak bereaksi sama terhadap gula, tergantung cara mengonsumsinya. Saat gula dimakan sendirian, tubuh menyerapnya dengan sangat cepat sehingga menyebabkan lonjakan glukosa darah.
Lonjakan ini memaksa pankreas mengeluarkan insulin dalam jumlah besar untuk menurunkan kadar gula darah. Insulin kemudian menyimpan kelebihan glukosa sebagai lemak, terutama di area perut.
Dr. Alexandra Dalu, dokter gizi, menekankan risiko ini: "Gula berarti peningkatan lonjakan gula darah dengan risiko lebih besar mengalami kelebihan kalori, dan dalam jangka panjang, kelebihan berat badan."
Fluktuasi gula darah yang berulang juga dapat melemahkan sistem metabolisme dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Aturan Emas: Jangan Pernah Makan Gula Sendirian
Solusinya sederhana: jangan pernah makan gula sendirian. Aturan emas ini membantu memperlambat penyerapan karbohidrat dan mencegah lonjakan gula darah.
Caranya adalah dengan selalu memadukan makanan manis dengan nutrisi lain.
Dr. Dalu menjelaskan: "Jika gula ada dalam mangkuk makanan bersama protein, lemak, dan serat, penyerapannya akan melambat, mencegah lonjakan gula darah dan meningkatkan rasa kenyang."
Protein, lemak sehat, dan serat bertindak sebagai moderator alami.
Mereka seperti "gundukan kecepatan" pencernaan yang memperlambat masuknya gula ke aliran darah, sehingga tubuh dapat menangani beban karbohidrat dengan lancar tanpa membebani sistem insulin.
Update Terbaru
Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Belum Masuk Kategori Penyiksaan Menurut Konvensi PBB
Rabu / 01-07-2026, 14:08 WIB
Ole Romeny Berpotensi Satu Tim dengan Justin Hubner di Fortuna Sittard
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Bek Timnas Indonesia Tim Geypens Dikabarkan Gabung Bali United
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Meksiko Belum Kebobolan, Rekor Apik Berlanjut di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Kapolri: 278 Ribu Situs Judi Online Diblokir, 1.164 Tersangka
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Penghasilan Pedagang Online Kena Pajak Mulai 1 Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Pemain RD Kongo Kenal Inggris, Bisa Jadi Petaka
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Acara Musik Korea Tak Lagi Hanya Soal K-Pop
Rabu / 01-07-2026, 14:05 WIB
Kelompok Katolik AS Membangkang Paus Leo XIV, Angkat Uskup Tanpa Restu
Rabu / 01-07-2026, 14:05 WIB
Joao Felix Yakin Portugal Kalahkan Kroasia di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:05 WIB
LeBron James Resmi Tinggalkan Los Angeles Lakers
Rabu / 01-07-2026, 14:01 WIB
Indeks Manufaktur Indonesia Turun ke 46,9 per Juni 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:01 WIB
Changan Akui Penjualan Masih 231 Unit, CEO: Bayi Baru Lahir Butuh Proses
Rabu / 01-07-2026, 14:00 WIB
Eks Panglima Militer Israel Gadi Eisenkot Resmi Maju Capres, Siap Tumbangkan Netanyahu
Rabu / 01-07-2026, 14:00 WIB






